SINGKIL | Rombongan Pejabat (Pj) Gubernur Aceh didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, meninjau langsung jalan Desa Kayu Menang menuju Kecamatan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil.
Dalam kunjungan kerjanya melihat hasil pembangunan jalan dan jembatan terpanjang di Aceh, mulai dari Desa Kilangan, dan menerobos banjir jalan Kayu Menang hingga menyeberangi sungai menuju Kecamatan Kuala Baru dan kembali dari Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan.
Kendaraan dinas Pj Gubernur Achmad Marzuki bersama rombongan pejabat di Provinsi Aceh lainnya, terlihat nekat menerobos banjir yang masih tergenang banjir, akibat curah hujan tinggi dan air pasang, dengan pengamanan dari personel Polres Aceh Singkil, Kodim 0109 Singkil, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, Senin (8/5/2023).
Dua unit kendaraan dinas jenis Alphard yang membawa rombongan Pj Gubernur beserta Ketua Tim Penggerak PKK menyeberangi sungai dengan menaiki Phanton selama sekitar 20 menit tiba di Desa Kuala Baru Sungai.
Sementara penumpang lainnya menaiki rakit yang biasa mengangkut penyeberangan masyarakat.
Sebelum meninjau Kantor Kecamatan dan Puskesmas serta SMK di Kuala Baru, Pj Gubernur sempat bertatap muka dengan Pejabat serta Tokoh Masyarakat di Pendopo Bupati Aceh Singkil.
Dalam pertemuan itu, Pj Gubernur Achmad Marzuki mengatakan, dirinya tidak hanya ingin memberi janji-janji untuk program pembangunan yang masih terencana. Sehingga nanti viral kemana-kemana, dan ditagih rakyat. sebutnya.
Namun kita harus persiapkan segala sesuatunya dan segera dibuat DID untuk segera diajukan ke Dinas PUPR dan diserahkan ke Bupati, agar bisa secepatnya di plotkan anggaran dan segera direalisasikan.
“Saya tidak mau ada jalan rusak supaya tidak ada kecelakaan, segera buatkan DID dan serahkan ke Bupati, agar diproses” ucap Pj Gubernur.
Segera Dituntaskan
Pj Gubernur yang hendak dikonfirmasi wartawan terkait agenda kunjungan kerjanya tidak bersedia. Karena soal itu katanya sudah dibahas sebelumnya dalam pertemuan di Pendopo, sebutnya.
Dalam pertemuan itu salah satu tokoh masyarakat Azmi berharap agar pembangunan jalan Kayu Menang-Kuala Baru bisa dilanjutkan, meski pada tahun 2023 tidak tersedia anggaran.
Sebab dengan dibukanya jalan dan setelah diresmikan nanti, artinya jalan sudah fungsional. Ruas jalan Batas Aceh Selatan Kuala Baru, Singkil dan Telaga Bakti sepanjang 46 Kilometer yang dikerjakan melalui kontrak proyek multi years pada 2021 bisa kembali dianggarkan pada 2024 mendatang.
“Meski tidak ada anggaran tahun 2023 ini, tapi kami harapkan jalan tetap bisa dirawat supaya tetap bisa digunakan masyarakat,” ucap Azmi.
2024 nanti kita harapkan pembangunan jembatan yang saat ini dilalui rakit bisa dianggarkan selama 2 tahun penganggaran atau bisa lebih cepat untuk dituntaskan.
Menjawab harapan masyarakat Aceh Singkil tersebut Kadis PUPR Aceh Mawardi, ST mengatakan, sisa jalan yang baru dituntaskan pengaspalan sepanjang 5,2 kilometer.
Dan masih ada sekitar 12 kilometer lagi untuk terkonek sampai jembatan Kilangan Singkil. Pekerjaannya akan menelan anggaran diperkirakan mencapai Rp80 sampai 100 miliar agar menyesuaikan kondisi alam yang sering tergenang air.
Kemudian, ada 3 jembatan lagi yang harus diselesaikan sekitar sepanjang 180 meter yang saat ini dilewati dengan rakit. Dan untuk pengerjaannya ditaksir akan menghabiskan anggaran mencapai 70 sampai 100 miliar juga.
Dan kedepan untuk pembangunan jembatan ini, agar memiliki nilai estetika lebih tinggi dan desain yang bagus.
Reporter ; Helmi







