Aceh  

PKA Provinsi Aceh Sebaiknya Diselenggarakan Saat Liburan Sekolah

Suasana Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Banda Aceh

ACEH SELATAN | Untuk mengingatnya kembali kepada pihak penyelenggara Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Banda Aceh, yang dilaksanakan lima tahun sekali hendaknya jadwalnya dilaksanakan disesuaikan dengan liburan anak-anak sekolah.

Pekan Kebudayaan Aceh yang digelar Provinsi Aceh melibatkan seluruh kabupaten/kota namun sepertinya hanya di ketahui oleh kaula muda dan orang – orang tua saja, sementara siswa siswi tingkat SD, SMP dan SMA tidak leluasa mengenal budaya, sebab pelaksanaannya bukan saat luran sekolah.

Demikian ungkap Pak Yus Abra yang baru beberapa tahun pensiun sebagai guru SMA kepada Orbitdigitaldaily. com, Sabtu (4/11/2023) lewat jaringan seluler.

Menurutnya, apa yang dipamerkan seperti Jeungki dan Ambung, tudoeng nasi serta periuk, anak jaman sekarang tidak mengenal sama sekali barang kuno seperti itu, ditambah lagi nama nama Bupati Aceh Selatan yang pertama hingga Gubernur Provinsi Aceh, memang rata rata tidak mengetahuinya.

Pelaksanaan PKA minimal 20 hari, seandainya penyelenggaraannya disesuaikan dengan liburan sekolah para siswa SD, SMP dan SMA, dipastikan punya kesempatan untuk menghadiri gebyar tersebut dan bisa dijadikan ilmu bagi mereka.

Hal ini mengingat banyaknya siswa dan tenaga pendidik terlibat langsung dalam kegiatan PKA, dan ini merupakan momen memberi peluang kepada para siswa untuk datang ke arena PKA karena dimasa libur.

Dan memberi peluang kepada siswa dan juga masyarakat untuk lebih mengenal macam-macam adat budaya dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Aceh ini, sebut Yus Abra.

Reporter : YUNARDI.M.IS