Polres Deliserdang Dituding Lamban, Dumas Mangkrak

Polresta Deliserdang

MEDAN | Kinerja Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Deli Serdang disorot, pasalnya pengaduan masyarakat (Dumas) korban penipuan sesuai LP/B/490/IX/2022/SPKT/Polresta Deli Serdang mangkrak, padahal alat bukti dan para saksi telah diperiksa oleh petugas.

Parahnya lagi, walau Juru Periksa dari Polres Deli Serdang sudah melakukan cek lapangan, namun justeru korban menerima surat SP3, bahkan surat Dumas (Pengaduan Masyarakat) dari korban melalui Kuasa Hukumnya Mardi Sijabat SH, CPCPLE belum ditanggapi oleh Kapolresta Deli Serdang.

Ketika kasus tersebut hendal dikonfirmasi kepada Kapolres Deliserdang, korban pun dihadang oleh ajudan lalu diserahkan penangannya ke Kanit 2 AKP Desman Manalu.

Selanjutnya AKP Desman Manalu menjelaskan, pengaduan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Suharto Sitepu pemilik Perumahan Salam Tani di Desa Bangun Sari Tanjung Morawa yang di SP3 itu bahwa surat permohonan gelar perkara sudah dikroscek dari Wasiddik Mapolda Sumut.

Disebutkan, surat yang telah dilayangkan kuasa hukum korban Rajaman Purba sudah berproses sampai ke birowasidik Mapoldasu, sehingga pihak birowasiddik Mapoldasu pun sudah memanggil pihaknya dan selanjutnya akan dilakukan gelar perkara pidana khusus, kita tunggu lah dulu apa arahan dari Birowassiddik dari Mapoldasu tambah Desman.

Kerja Lamban

Kuasa Hukum korban Rajaman Purba, Mardi Sijabat SH CPCPLE mengatakan, sangat mengeluhkan proses surat menyurat dari pihak Kepolisian dan prosesnya patut dipertanyakan karena dianggap sangat lamban, sampai lebih 2 bulan, katanya.

Sedangkan Surat yang dikirim ke Kapolri, Irwasum Polri dan Propam Mabes Polri sudah berjalan, pihak Propam Mabes Polri sudah menyurati pemberitahuan perkembangan dumas tersebut ke Birowassidik Bareskrim Polri untuk ditindak lanjuti, kata Mardi Sijabat.

Sedangkan surat yang dikirim ke Kapolresta Deli Serdang tanggal 9 Maret 2023 itu sudah sampai tgl 15 Maret 2023 ke Reskrim namun surat tersebut diduga masih mangkrak tertahan di tangan Kasat Reskrim. Hal tersebut diketahui saat wartawan Aspirasi menanyakan ke Bagian Umum Mapolresta Deli Serdang mengatakan bahwa surat teresbut sudah sampai ke Reskrim tertanggal 15 maret 2023.

Mardi Sijabat SH CPCPLE ada beberapa kali menghubungi Kasat Reskrim Mapolres Deli Serdang via seluler tidak diangkat, di kirim via Whatshap juga tidak dijawab atau dibalas.

Sebagaimana disebutkan dalam pengaduan, permasalahan penipuan itu terjadi sejak 2022, dimana bos Perumahan Salam Tani tidak mampu memasukkan meteran listrik ke perumahan yang ia bangun.

Lantas Suharto Sitepu menghunjuk Rajaman Purba dan memberikan kuasa sesuai surat kuasa yang ditandatanganinya memasukkan meteran listrik ke perumahannya dengan perjanjian dibayar Rp2.250.000 setiap satu meteran.

Setelah diupayakan dan meteran listrik pun dimasukkan oleh [Rajaman Purba, tetapi Suharto Sitepu ingkar dan tidak mau membayar meteran listrik yang dimasukkan, kata Kuasa Hukum Rajaman. OR – 07