Polres Labuhanbatu Amankan Residivis Narkoba dan Senjata Air Soft Gun

Kasi Humas Polres Labuhanbatu IPTU Parlando Napitupulu memperlihatkan barang bukti senjata Air Soft Gun jenis Glock 19 Austria beserta 21 butir amunisi

LABUHANBATU I Menindaklanjuti program Kapolda Sumatera Utara dan instruksi Presiden RI terkait pemberantasan narkotika, Polres Labuhanbatu berhasil menangkap 21 tersangka dari 17 LP dan mengamankan barang bukti seberat 142,38 gram narkotika jenis sabu.

Salah satu di antara pelaku yang berhasil diamankan dan telah ditahan oleh personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yaitu seorang residivis dengan inisial DSH alias Putra Sena.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu melalui Kasi Humas IPTU Parlando Napitupulu yang menyebut, penangkapan yang dilakukan oleh tim yang dipimpin Kapolsek Bilahhilir IPTU SM Lumbangaol bersama Kanit Reskrim terhadap An alias Iyan pada Rabu (13/09/2023), sekira Pukul 19.30 WIB di Dusun Purwosari, Pasar I Desa Negeri Lama Sebrang, Kecamatan Bilahhilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Parlando menerangkan, setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka Iyan dan mengaku memperoleh sabu tersebut dari tersangka DSH alias Putra (38), penduduk Desa Perkebunan Sennah, Kecamatan Bilahhilir, Kabupaten Labuhanbatu

Setelah mendapat informasi, tim Polres Labuhanbatu langsung melakukan pencarian terhadap DSH alias Putra dan menemukannya sedang mengendarai 1 unit mobil Suzuky Escudo warna orange di Jalan Pasar Hitam, Dusun Pekan Sennah, Desa Perkebunan Sennah, Kecamatan Bilahhilir, Kabupaten Labuhanbatu.

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka DSH sempat keluar dari dalam mobil dan berusaha melarikan diri, namun anggota berhasil mengamankan tersangka,” ujar Parlando, Jumat (15/9/2023).

Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap tersangka Putra dan berhasil ditemukan 1 buah tas warna abu-abu yang berisikan 1 unit warna hitam, 1 buah dompet warna coklat berisikan identitas diri dan uang tunai sebesar RP. 3.200.000,-.

Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap mobil tersangka dan ditemukan 1 buah plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 0.51 gram dan 1 buah pisau sangkur, tambah Parlando Napitupulu.

Parlando Napitupulu menjelaskan, saat tim Polres Labuhanbatu melakukan penggeledahan di rumah tersangka Putra dan kembali menemukan 1 buah tas pinggang warna merah yang terdapat 1 buah senjata Air Soft Gun jenis Glock 19 Austria beserta 21 butir amunisi beserta kartu identitas diri.

Saat ini tersangka Putra Sena dan barang bukti terkait sudah dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu untuk pemeriksaan lebih lanjut dan kemudian penyidik akan melengkapi berkas perkara selanjutnya melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, terang Parlando Napitupulu.

Perbuatan tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, tutup Parlando Napitupulu.

Reporter : Robert Simatupang