Aceh  

Posko Perbatasan Aceh Selatan-Abdya Ketatkan Pengawasan jelang Meugang

Para petugas posko di perbatasan Aceh Selatan-Abdya melakukan pengawasan terhadap warga guna mencegah penyebaran Covid-19. (orbitdigitaldaily.com/Yunardi)

ACEHSELATAN – Kapolsek Kecamatan Labuhanhaji Barat, Iptu Zulkiram didampingi Dandaramil 10 Labuhan Haji Barat, Pelda Rafli Armazi terus memperketat pengawasan di perbatasan Aceh Selatan-Abdya.

Iptu Zulkiram mengatakan dengan jadwal yang terfokus selama tiga kali dalam sehari mereka memperketat penjagaa.

“Mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB di pagi hari, kemudian, pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB kita memperketat pengawasan,” tutur Zulkiram, Sabtu (11/4/2020).

Namun, ada sedikit masalah yang dihadapi petugas di posko itu. Zulkiram membeberkan mereka kekurangan alat pengeras suara.

“Larena dalam hal imbauan terkadang sebagian warga takut mengukur suhu tubuh. Sehingga dengan adanya imbauan tersebut, warga yang turun dari mobil tidak kehilangan akal. Sebab banyak kami temukan warga selaku penumpang takut untuk mengukur suhu tubuhnya masing masing,” ujarnya.

Ketatnya penjagaan pengawasan dalam hal ini mengingat banyak warga yang mudik untuk menyambut meugang di bulan Ramadan.

“Sehingga dalam hal ini kami harus ekstra aktif menjalankan tugas ini,” ucap Zulkiram 

Menurutnya bagi warga dari Banda Aceh yang berangkat pagi akan sampai ke daerah perbatasan sorenya.

“Sehingga dari siang hingga sampai pagi besok itu kami tetap berjaga yang melibatkan tujuh dinas dan instasi terkait,” tuturnya.

Diketahui, berdasarkan imbauan pemerintah baik pusat maupun provinsi Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, hendaknya warga untuk tetap bertahan di  Banda Aceh.

Reporter: Yunardi