SINGKIL | Operator sekolah harus memiliki keterampilan dan ketelitikan dalam pengisian data pokok pendidik (Dapodik) sekolah. Sebab selain harus valid, data yang diisi harus mengakomodir data-data terbaru untuk memperbaiki data sebelumnya.
“Data ini yang digunakan untuk penyaluran Dana BOS, jadi harus divalidasi sesuai kondisi sekolah sebenarnya,” ucap Kabid Guru Dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Sugiarto usai pembukan kegiatan oleh Kadisdikbud Khalilullah yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda, Selasa (5/7/2022)
Kata Sugik, sering mengalami dabel nomor induk siswa (NIS), sehingga harus dilakukan verifikasi dan validasi sesuai data siswa kondisi terakhir.
Pelatihan ini diikuti sebanyak 46 operator sekolah tingkat SMP di Aceh Singkil yang dilaksanakan selama 2 hari, Selasa 5 sampai 6 Juli 2022.
Nara sumber dalam kegiatan tersebut dari Balai Guru Penggerak Provinsi Aceh di Banda Aceh.
Dengan dilaksanakamnya pelatihan ini diharapkan tercapainya tenaga pendidikan atau operator yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang lebih efektif dan lebih berkembang khususnya dalam pemahaman dalam proses verifikasi dan validasi Dapodik, data siswa dan guru, sebut Sugik.
Sementara itu Kadisdikbud Khalilullah serangkaian membuka pelatihan mengatakan, semua operator sekolah harus cakap dan teliti bekerja dengan profesional.
Sebab kepercayaan pengelolaan setiap data dipercayakan kepada operator. Sehingga harus profesional bekerja.
Maju mundurnya sebuah sekolah juga bergantung dalam pengelolaan data dan kearsipan semua sekolah. Sebab semuanya ada dalam Dapodik, sehingga perlu menyajikan data yang sebenarnya, ucap Khalil.
Reporter : Helmi







