Medan  

Setelah Medan, Dishub Sumut dan Ditlantas Perluas Penertiban Lalin PON 2024

Kadishub Pemprov Sumut Agustinus didampingi Wadirlantas Polda Sumut, AKBP Luthfi

MEDAN | Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara bersama Ditlantas Polda Sumut intensifkan penataan lalu lintas menjelang PON XXI/2024 Aceh – Sumut. Rapat evaluasi identifikasi masalah lalu lintas di 10 kabupaten/kota digelar di Kantor Dishub Sumut, Senin (8/7/2024),

Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan menjelaskan latar belakang rapat sebagai tindak lanjut rapat koordinasi sebelumnya yang dipimpin langsung Wakapolda Sumut Brigjen Roni Santana memberikan atensi sangat besar termasuk dukungannya, dan pentingnya penataan lalu lintas di wilayah penyelenggaraan PON.

“Penertiban di Kota Medan sudah berlangsung enam minggu dan dievaluasi setiap Kamis dan progresnya dimonitor langsung Wakapolda Sumut Brigjen Roni Samtana. Kita akan lakukan hal serupa di sembilan daerah lainnya, di luar kota Medan,” ujar Agustinus didampingi Wadirlantas Polda Sumut, AKBP Luthfi.

Menurut Agustinus, ketertiban lalu lintas penting karena 10 kabupaten/kota lokasi sebaran venue menjadi titik krusial penyelenggaraan PON, yaitu Medan, Simalungun, Samosir, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai, Langkat, Siantar, Toba, dan Tanah Karo.

Dimana setiap kabupaten/kota di Sumut memiliki Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sebagai wadah koordinasi untuk mengatasi masalah lalu lintas yang bersifat lintas instansi dan memerlukan keterpaduaan berdasarkan PP Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen Lalu Lintas.

Berbagai permasalahan lalu lintas teridentifikasi di sejumlah daerah, berikut beberapa poin rekomendasi penanganannya:

Deliserdang :

  • Simpang Kayu Besar: Kemacetan dan pengendara melawan arah. Rekomendasi: Koordinasi penertiban/gakkum
  • Pasar Sabtuan di Kawasan Brimob Poldasu: Pasar tumpah dan penggunaan badan jalan yang menyebabkan kemacetan. Rekomendasi: Penertiban pasar.

Binjai

  • Jalan Hasanudin, Jalan Sudirman, Jalan Jamin Ginting, Jalan Jambi, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Amir Hamzah: Pengendara melawan arah. Rekomendasi: Penindakan tegas.
  • traffic light mati di simpang megawati dan simpa akses tol. Rekomendasi : reaktivasi traffic light
  • parkir AKAP/AKDP di sekitaran Jalan Amir Hamzah. Rekomendasi : Penertiban dan optimalisasi terminal Ikan Paus Binjai

Langkat

  • Jalan Proklamasi: Kemacetan, Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar, dan pengendara melawan arus. Rekomendasi: Penertiban.

Serdang Bedagai

  • Alun-alun Teluk Mengkudu: Kemacetan, PKL di trotoar, dan pengendara melawan arus. Rekomendasi: Kolaborasi penertiban.

Simalungun

  • Kawasan Wisata Parapat: Jalan sempit dan potensi kemacetan karena di lokasi venue tidak tersedia area parkir memadai, ruas jalan nasional siantar-parapat yang rusak dibeberapa titik. Rekomendasi: penyediaan kantong parkir di sekitaran mesjid dan terminal Sosorsaba Parapat.

Toba

  • Pasar Tumpah (Onan) di hari jumat: PKL dan kemacetan. Rekomendasi: pengalihan lokasi onan atau perubahan waktu onan.

Pematangsiantar

  • Jalan Sutomo (Pasar Horas): Parkir berlapis dan PKL di trotoar. Rekomendasi: Penanganan parkir liar.

Tanah Karo

  • Pasar Berastagi: PKL. Rekomendasi: Penertiban PKL.
  • Parkir terbatas di Tahura lokasi venue sepeda MTB. Rekomendasi : Penyediaan kantong parkir alternatif
  • Penegakkan hukum terhadap pelanggaran atas pembatasan operasional kendaraan barang 3 sumbu ke atas sesuai Permenhun No.75 Tahun 2021

Penanganan secara terpadu atau terintegrasi oleh Ditlantas Polda Sumut, Satlantas Polres setempat, Dishub Provsu, Satpol PP Provsu, Dishub dan Satpol PP kabupaten/kota terkait, serta BPTD Kelas II Sumut diharapkan meminimalisir masalah lalu lintas dan angkutan jalan selama PON XXI/2024.

Agustinus Panjaitan menjelaskan, rapat evaluasi berikutnya akan dilakukan dilaksanakan melalui Rapat Forum LLAJ Provinsi Sumut dengan Forum LLAJ kabupaten/kota yang menjadi venue pertandingan PON XXI/2024 di Sumut, rapat tersebut dijadwalkan pada Selasa 16 Juli 2024.

Sementara, Wadirlantas menginstruksikan setelah rakor masing-masing unsur kewilayahan, mencakup : Kepolisian, Dishub, Satpol PP dan instansi terkait lainnya melaksanakan konsolidasi dan membentuk Tim Terpadu.

“Segera memetakan permasalahan, menetapkan target penertiban, waktu dan cara bertindak, sehingga giat penertiban dapat optimalLuthfi” kata AKBP Luthfi.

Disambung, Agustinus Panjaitan, Pemprov Sumut memastikan kelancaran dan kesuksesan event tentunya dengan komitmen dari semua pemangku kepentingan. Dan kunci utama suksesnya giat penertiban dapat dipertahankan dan tidak hanya pada masa PON XXI/2024.

Reporter : Toni Hutagalung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *