Setelah Wartawan jadi Korban, Gorong-gorong Laguboti Akhirnya Diperbaiki

oleh -319 views
Darwin Tambunan, Wartawan di Tobasa korban gorong gorong Laguboti. (orbitdigitaldaily.com/Bernard Tampubolon)

LAGUBOTI – Gundukan yang timbul pada pengecoran gorong-gorong yang baru selesai dikerjakan tahun 2018, tepatnya di depan Rumah Dinas Camat Laguboti jadi sorotan.

Soalnya, kondisi tersebut menyebabkan banyak pengendara yang menjadi korban ketika melintas di sana.

“Hampir setiap minggu ada saja Korban kecelakaan lalu lintas akibat tingginya gorong goromg itu. Bahkan semalam ada wartawan yang jatuh hingga dirujuk ke RSU HKBP Balige,” sebut marga Sibuea warga sekitar, Rabu (20/11/2019).

Kejadian serupa, lanjutnya, sudah kerap terjadi sejak gorong gorong itu selesai dikerjakan setahun yang lalu.

Hal senada juga dikatakan para perawat di Puskesmas Laguboti yang jaraknya hanya 20 meter dari lokasi gorong gorong.

“Saya sendiri sudah menangani korban kecelakaan akibat kondisi gorong gorong itu. Sudah 7 orang saya obati, belum lagi yang ditangani para teman saya di shift yang lain,” tambah seorang perawat boru Siahaan,

Karenanya, pihak Puskesmas Laguboti diwakili dr Tommy Siahaan, Kepala Puskesmas Laguboti menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tobasa yang akhirnya memperbaiki gorong-gorong tersebut

“Baguslah itu, kini bagian sisi kiri dan kanan gorong gorong itu sudah ditinggikan oleh dinas terkait,” syukurnya.

Terpisah, Nanda Tampubolon, pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Tobasa mengaku gorong gorong itu kini sedang diperbaiki.

“Benar, Gorong gorong itu sedang diperbaiki sebagai upaya kita dalam menciptakan suasana berlalu lintas yang aman dan nyaman bagi para pengendara,” pungkas Nanda.

Reporter: Bernard Tampubolon