Soal 11 DPRD Langkat Bolos Saat Ada Demo, Safril: Suruh Mundur Aja

Aktor dan Pengacara Safril SH.

LANGKAT | Aktor sekaligus pengacara, Safril SH memberikan kritik kepada 11 orang anggota DPRD Langkat pascaketidakhadiran di pertemuan massa aksi demo Solidaritas Aksi Peduli Rakyat (Sadar), menyampaikan tuntutan aksi di Gedung DPRD Kabupaten Langkat.

Ia meminta anggota DPRD tersebut untuk mundur, karena dia dipilih karena adanya rakyat.

“Ya rakyat harus bertindak, karna dia dipilih kan karna adanya rakyat. Suruh mundur aja tu DPRD-nya, dari fraksi mana aja tu,” ungkap Safril SH, saat dimintai tanggapan oleh orbitdigitaldaily.com, Rabu (3/9/2025).

Selain itu, pria yang aktif bercengkrama oleh awak media tersebut juga menyampaikan kritikan pedas atas ketidakhadiran sejumlah anggota dewan yang dinilai aneh.

“Itu dewan gak tau dihormati, tapi mau di hormati, itulah dewan yg gak punya mental dan dedikasi yang baik, dia duduk karna uang nya banyak,” tulis Safril dalam pesan WhatsAppnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, Basrah Perdomuan, saat dikonfirmasi mengaku dirinya sedang diluar dan tidak mengetahui jelas siapa anggota dewan yang tidak hadir saat itu. “Saya posisi di luar, gak gitu ingat mas,” ujarnya tanpa menjelaskan lebih lanjut nama anggota dewan tersebut.

11 Anggota DPRD Absen

Diberitakan sebelumya. Pertemuan massa aksi demo masyarakat mengatasnamakan Solidaritas Aksi Peduli Rakyat Kabupaten Langkat, menyampaikan tuntutan di Kantor DPRD Langkat, menuai sorotan. Pasalnya 11 anggota DPRD absen tanpa keterangan yang jelas, Selasa siang (2/9/2025).

Pantauan orbitdigitaldaily.com di lokasi, penyampaian tuntutan yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Langkat, hanya dihadiri 36 dari 50 anggota DPRD Kabupaten Langkat.

36 Anggota DPRD Langkat gelar pertemuan dengan massa aksi demo (SADAR) dan sampaikan tuntutan aksi, Selasa (2/9)

Menurut catatan presensi DPRD Langkat yang dibacakan salah satu orator aksi di hadapan anggota DPRD. Absensi ketidakhadiran anggota dewan diantaranya dari fraksi Gerindra, Bapak Dedek Pradesa, dikarenakan mengantarkan orang tua yang sakit.

Kedua, dari fraksi PAN Bapak Fahmi yang sedang sakit lambung, dan yang ketiga ketidakhadiran dari fraksi PDIP, ibu Juriah  yang sedang umroh.

“Artinya dari 36 ditambah 3 yang ada 39, 11 lagi kami tidak dapat informasi yang jelas. Anggota dewan kita ada 50, yang 11 orang lagi ini kemana ?,” ujar Bayu, dihadapan 36 anggota DPRD Langkat yang hadir.

Menanggapi ketidakhadiran tersebut, Wakil Ketua DPRD, Romelta Ginting  mengungkapkan itu hak masing-masing DPR.

“Terkait adanya aksi hari ini kami sudah share ke group. Soal ketidakhadiran anggota DPR itu kembali pada sikap masing-masing, jadi kami tidak bisa menjawab. Bagaimana kami bisa menjawab apa alasan seseorang tidak hadir,” ucap Romelta dari fraksi PDIP.

Di usai penyampaian tuntutan dari massa aksi demo di ruang paripurna, Ketua DPRD Langkat, Sribana PA menyampaikan akan mendisiplinkan anggota atas ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD.

“Kita sudah memerintakan hadir. Jadi kedepannya akan lebih kita disiplinkan lagi,” ucap Ketua DPRD Sribana, saat wawancara doorstop orbitdigitaldaily.com, usai dipertemuan penyampaian tuntutan massa aksi. (OD-20)