MADINA | Masalah dugaan ketidakdisiplinan Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Linggabayu terus bergulir dan kian memanas.
Respons pejabat daerah mulai bermunculan, memperlihatkan dinamika internal birokrasi yang menjadi sorotan publik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal, Afrizal, memberikan tanggapan resmi kepada media terkait pemberitaan Harian Orbit Group.
“Baik, terima kasih infonya, akan kami tindaklanjuti,” tulisnya singkat.
Pernyataan tersebut bisa saja menjadi peringatan awal bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal membuka ruang evaluasi terhadap kinerja aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan, khususnya di wilayah Linggabayu.
Di sisi lain, Camat Linggabayu mengungkapkan bahwa dirinya turut dihubungi oleh Asisten I Setdakab Mandailing Natal, Sahnan Pasaribu, menyusul mencuatnya pemberitaan tersebut.
Namun yang menarik perhatian publik adalah jawaban Camat yang disampaikan dalam bahasa daerah,
“Pa antak mai ningku,” yang jika diluaskan bermakna “Berhentikan saja Korwil itu.”
Pernyataan ini sontak memicu tafsir luas di tengah masyarakat.
Banyak pihak menilai, jika benar dimaksudkan sebagai dorongan pencopotan jabatan, maka hal tersebut mencerminakan adanya persoalan serius dalam internal koordinasi pemerintahan di tingkat kecamatan.
Namun, pernyataan Camat yang terkesan langsung mengarah pada pemberhentian justru menimbulkan pertanyaan, pakah sudah ada evaluasi resmi terhadap Korwil.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak Korwil Dinas Pendidikan Linggabayu terkait polemik tersebut.
Reporter : OD 34







