SPBU Wampu Tepis Isu Penimbunan BBM

LANGKAT | Pengawas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.208.1160 di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, menepis isu penimbunan bahan bakar minyak (BBM). Pihak pengelola justru menolak tegas praktik nakal mafia BBM.

“Siapa pun bisa membeli BBM di SPBU kami. Tidak ada kami larang, selama semuanya sesuai ketentuan. Kalau mereka menimbun BBM di luar sana, itu tidak ada sangkut pautnya sama kami,” kata Rio, selaku pengawas SPBU Wampu, Kamis (12/3/2026) sore.

Rio menerangkan, antrean warga di SPBU tersebut tidak terlalu padat. Selama stok BBM masih ada, warga dari mana pun bisa mengisi BBM di sana.

Menanggapi isu penimbunan BBM, Rio dengan tegas menolak spekulan atau mafia dalam bentuk apa pun. Di SPBU itu hanya menjual BBM, tanpa mengetahui praktik yang diduga ilegal di luarnya.

“Setau kami, sepeda motor yang ngisi BBM di sini semua standar. Gak ada tangkinya yang dimodif atau terlihat janggal. Kalau di SPBU ini kami pastikan tidak ada penimbunan seperti yang diberitakan,” tegas Rio.

Tak hanya itu, Rio selaku pengawas juga menegaskan tidak melayani praktik mafia BBM. Termasuk pengisian bahan bakar dengan jerigen atau kendaraan dengan tangki yang dimodif.

Pihaknya juga berterima kasih atas pemberitaan media online terkait tudingan penimbunan BBM di SPBU-nya. Sehingga, hal tersebut menjadi masukan untuk pihak SPBU untuk melayani konsumen lebih baik lagi.

Di samping itu, menyikapi adanya panic buying konsumen BBM belakangan ini, SPBU Wampu berkomitmen untuk terus melayani konsumen dengan sebaik-baiknya. Terkhusus berperan aktif memerangi mafia BBM. (OD-20)