Supply Utama Kelistrikan Ajang Internasional F1H2O Gunakan Energi Baru Terbarukan

BALIGE | Komitmen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dalam mendukung target pemerintah mencapai net zero emission pada 2060 juga menjangkau sektor pariwisata. Hal ini terbukti pergelaran tahun kedua kejuaraan dunia balap perahu super cepat F1 Powerboat (F1H2O) menggunakan energi baru terbarukan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Saleh Siswanto mengatakan perhelatan kejuaraan dunia tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana tahun ini seluruh kelistrikan akan di supply langsung dari PLN menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Tahun lalu supply kelistrikan di panggung utama masih menggunakan supply dari genset yang disediakan dari pihak injourney. Tahun ini seluruh kebutuhan kelistrikan akan di supply penuh oleh PLN dengan menggunakan bauran energi yang ramah lingkungan,” pungkas Saleh.

Saleh menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan selama kejuaraan internasional tersebut, PLN telah mempersiapkan dua pembangkit menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) diantaranya PLTM Hutaraja dengan kapasitas 2×2,5 MW dan PLTM Aek Silang 2 dengan kapasitas 2×5 MW.

Tidak hanya itu, PLN UID Sumatera Utara juga telah memperkuat jaringan back up 20 kV dengan melakukan modifikasi jaringan sehingga akan mempermudah maneuver dan perbaikan kualitas parameter tegangan yang akan dikirim ke Balige. Modifikasi jaringan ini juga akan memberikan akses yang lebih besar kepada pemanfaatan pembangkit EBT khususnya PLTM Aek Silang 2 untuk mendukung back up kebutuhan sistem Balige selama perhelatan.

“Dengan penggunaan EBT yang mencapai 40.49 persen. Sumatera Utara menjadi wilayah penggunaan listrik EBT terbesar di Indonesia,” tambah Saleh.

Saleh juga menjelaskan saat ini PLN UID Sumatera Utara terus berbenah dan melakukan berbagai persiapan dalam menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas.

“Dalam waktu dekat PLN akan menggelar apel siaga kelistrikan kemudian dilanjutkan seluruh persiapan telah rampung dan simulasi pengamanan kelistrikan dapat berjalan dengan baik, sehingga apabila terjadi gangguan yang tidak diinginkan dapat teratasi dengan cepat,” tutup Saleh.rel