GAYO LUES | Bertekad menghidupkan suasana religius diruang lingkup SMPN Satu Atap, Kampung Agusan, Kecamatan Blangkejeren, pihak sekolah memanfaatkan sebagian dari Dana BOS Afirmasi untuk melengkapi kekurangan Mushola.
Pasalnya, sejak dibangun 4 bulan lalu oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Mushola tersebut belum pernah difungsikan sama sekali.
Hal itu dikarenakan tidak adanya instalasi jaringan saluran bersih dan pelengkap sholat lainnya di Mushola tersebut.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN Satu Atap Blangkejeren, Abdul Mutholib kepada orbitdigitaldaily.com, Kamis (11/11/2020) mengatakan, dengan adanya Dana BOS Afirmasi yang berjumlah Rp.60.000.000 (Enam Puluh Juta Rupiah) ditahun 2020 ini dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, pihak sekolah bisa membeli perlengkapan yang dibutuhkan untuk Musholla agar tempat ibadah itu bisa segera difungsikan.
“Kami sangat bersyukur, dengan adanya Dana BOS Afirmasi tersebut bisa melengkapi keperluan Musholla, yang nantinya akan dipakai untuk melaksanakan sholat Duha dan sholat Dzuhur berjamaah dengan para guru serta peserta didik, juga akan diwacanakan pada setiap hari Jum’at pihak sekolah akan mengundang Ustadz setempat agar dapat menyampaikan siraman rohani kepada para peserta didik,” katanya.
Selain membeli kebutuhan Musholla, Dana BOS Afirmasi tersebut juga diperuntukkan untuk keperluan sekolah dan murid. Seperti membeli meja, kursi, lemari file, perlengkapan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan buku literasi untuk peserta didik.
“Perlengkapan sekolah kita belikan karna sekolah kami minim fasilitas dan serba kekurangan maka dari itu memanfaatkan Dana BOS Afirmasi tersebut dengan baik untuk melengkapi fasilitas yang minim, kita membeli lemari file hanya 1 unit, meja 4 unit, kursi 8 unit dan ini semua sudah terealisasi ribuan Oktober lalu,” jelasnya.
Sementara, sisa dari Dana BOS Afirmasi tersebut akan dipergunakan untuk melengkapi perlengkapan sekolah yang sangat dibutuhkan oleh para guru dalam memperlancar proses belajar mengajar.
“Sisanya akan kita belikan laptop, printer dan Spiker portebel, peralatan tersebut akan kita realisasikan dibulan November ini juga,” sebutnya.
Abdul Mutholib berpesan, dengan bertambahnya fasilitas sekolah saat ini, diharapkan bersama-sama menjaga aset yang telah dimiliki sekolah, gunanya agar dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang lama.
Ia juga berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, untuk dapat menambah bangunan pada SMPN Satu Atap Blangkejeren, karna saat ini pihak SMP masih menumpang diruangan SD setempat.
“Kami berharap, agar instansi terkait agar dapat menambah gedung lap IPA, ruangan komputer, ruangan kantor para guru dan jamban untuk guru dan siswa, ini semua kami masih menumpang,” harapnya.
Reporter : Putra







