TANAH KARO | Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH MH apreisasi penyuntikan vaksinasi sinovac guna mencegah memutus mata rantai Covid-19 terhadap orang terdekat dan melekat dalam 24 jam yang ditugaskan sebagai ADC (ajudan) Bupati Karo Tri Mansur Sembiring, SH, Ba Polisi Militer Sub Detasemen I/2-1 Kabanjahe.
Sebelumnya, Bupati Karo bersama Forkopimda telah melaksanakan penyuntikan perdana vaksinasi sinovac tahap pertama di Kab karo (4/2/2021) lalu dan hasilnya sesuai dengan harapan.
“Setelah tenaga medis, TNI /Polri selesai disuntik Vaksinasi Sinovac maka giliran selanjutnya setiap elemen masyarkat juga akan menerima suntikan, sebab ini adalah program pemerintah,” kata Terkelin Brahmana SH MH, Jumat (12/3/2021) di Aula Makodim 0205/TK.
Disela-sela penyuntikan vaksinasi sinovac, ADC bupati Tri Mansur Sembiring mengatakan terimakasih kepada seluruh tim medis yang telah melakukan serangkaian pengecekan kesehatan dirinya hingga selesai.
“Setelah mendapatkan penyuntikan tentunya kita langsung menerima sertifikat bahwa sudah dilakukan vaksinasi tahap pertama, dan surat sertifikat ini dapat dipergunakan untuk perjlana keluar kota sebagai pengganti anti swab Antigen. Katanya sesuai informasi dari tim medis,” katanya.
Sementara salah seorang tim medis dalam penyuntikan vaksinasi sinovac, Dr Novel Ginting mengatakan penyuntikan vaksinasi ini ada dua gelombang, gelombang pertama sudah dilaksanakan hari Rabu (10/3/2021) kemarin dan hari ini gelombang kedua vaksinasi.
“Hari ini semuanya harus tuntas disuntik bagi jajaran TNI di wilayah Kodim 0205/TK tahap pertama, baru selanjutnya 14 hari kedepan akan disuntik lagi tahap kedua,” ucapnya.
Komandan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-1 Kabanjahe, Kapten Cpm Dwi Darsono mengaku terkait kegiatan penyuntikan vaksinasi sinovac bagi anggotanya merupakan perintah pimpinan angkatan darat dalam menekan dan memutus mata rantai Covid-19 yang masih terus meningkat penularannya.
“Dengan adanya penyuntikan bagi anggota TNI jajaran Kodim Tanah Karo, dapat meningkatkan efektivitas bekerja dalam menyikapi personel merupakan prajurit yang dituntut sewaktu waktu bertugas dan bersentuhan dengan masyrakat maka kecil kemungkinan tertular covid-19. Disamping itu tetap mengikuti protokol kesehatan 3M, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan,” ujarnya.
Reporter : Daniel Manik







