Terakhir, tim mendatangi Gereja HKBP Jalan Pabrik Tenun. Sebagai antisipasi virus Corona, pihak gereja menyediakan tempat mencuci tangan. Tanpa menyentuh kran, air dapat mengalir dengan menginjak semacam tuas di bawah wastafel. Sosial distancing pun dilakukan dengan ketat, jemaat yang hadir hanya 200 orang jemaat, padahal biasanya Misa Malam Natal dihadiri hingga 700 orang jemaat.
Usai mengunjungi empat gereja tersebut, Plt Kabag Agama Setda kota Medan Agus Mariono mengatakan, peninjauan yang dilakukan Tim Satgas Covid-19 Kota Medan untuk melihat pelaksanaan prokes saat pelaksanaan Misa Malam Natal berlangsung. Hasilnya, ungkap Agus, prokes telah dilaksanakan dengan baik, seperti memakai masker, penyediaan wastafel cuci tangan, jaga jarak serta menghindari terjadinya kerumunan. Untuk itu atas nama Pemko Medan, Agus mengucapkan terima kasih kepada pihak gereja dan seluruh umat Kristiani di Kota Medan.
“Berdasar hasil peninjauan yang kita lakukan, prokes telah dilaksanakan dengan baik. Pihak gereja telah menyediakan tempat mencuci tangan, sanitizer maupun penyediaan masker bagi jemaat yang datang. Di samping itu juga menerapkan social distancing dan membatasi jumlah jemaat yang hadir. Selain tatap muka, pihak gereja juga melaksanakan Misa Malam Natal secara virtual. Semoga dengan prokes yang dilaksanakan dengan baik ini, virus Corona dapat diatasi,” harap Agus.cr-03







