“Melalui PLN Peduli, hari ini kami menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sebesar 75 juta rupiah untuk pelatihan sablon dan pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai ekomoni bagi masyarakat kampung nelayan seberang,” ujar Yasmir.
Saat ini masyarakat kampung nelayan seberang telah berhasil menciptakan mahakarya bernilai ekomoni seperti kotak tissue, pas bunga, tikar plastik dan tempat permen dari limbah sampah organik.
Tidak hanya itu, anak-anak para nelayan yang memiliki kreatifitas yang tinggi dalam bentuk gambar maupun tulisan dapat menghasilkan karya melalui pelatihan sablon ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIW Sumatera Utara dan PLN Peduli yang telah membantu kami dalam menjaga kelestarian habitat laut dan mendukung para UMKM sehingga dapat meningkatkan perekomonian masyarakat di kampung nelayan seberang,” tutup Sarawiyah.rel







