Aceh  

Usai Pembersihan Dampak Banjir, Kapolres Asel Ngobrol Nyantai Bersama Media

Tampak Kapolres Aceh Selatan T. Ricki Fadlianshah yang mengenakan baju kemeja coklat sedang memaparkan tentang hasilnya dalam menangani banjir bandang di wilayah Ladang Rimba Trumon Tengah.Kabiro Orbitdigital Asel YUNARDI.M.IS.

ACEH SELATAN | Kapolres Aceh Selatan T. Ricki Fadlianshah, menggelar pertemuan santai bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Selatan, usai menangani pembersihan jalan nasional lintasan Meulaboh – Medan Sumatera Utara di Ladang Rimba Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan.

Pertemuan tersebut bertempat di Cafee Kopi Selatan Lhok Keutapang Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (1/1/2026) malam.

Pertemuan yang dikemas dalam suasana “ngopi bareng” itu menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan awak media yang bertugas di Kabupaten Aceh Selatan..

Dalam pertemuan santai bersama awak media, Kapolres memaparkan pentingnya sinergitas kepolisian dan awak media sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan informasi yang disampaikan ke publik akurat, berimbang, dan menyejukkan.ucapnya.

Selain isu kamtibmas, Kapolres juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda Aceh Selatan lebih dari sebulan terakhir.

Intensitas hujan tinggi disebut telah meningkatkan risiko bencana, terutama di kawasan rawan.

Kapolres dalam hal ini menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan pihak berwenang.

Sorotan khusus disampaikan terkait dampak banjir bandang di Desa Ladang Rimba, tepatnya di sepanjang Jalan Nasional.

Dan ini sebuah penanganan yang sangat serius demi untuk memastikan penanganan berjalan maksimal, Kapolres bersama jajaran Polres Aceh Selatan bahkan menginap di wilayah Trumon guna mengawal langsung proses pemulihan.paparnya lagi.

Dalam pelaksanaan gotong royong pembersihan material banjir, Polres Aceh Selatan didukung pemerintah daerah dengan mengerahkan alat berat berupa satu unit backhoe loader, dua unit excavator, dan satu unit grader Buldozer untuk mempercepat normalisasi jalan nasional serta saluran air.

“Gotong royong ini adalah wujud kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat.

Kami fokus pada pemulihan pascabanjir bandang,memastikan keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional,” tambah,Kapolres.

Lebih lanjut,sambung Kapolres untuk penanganan banjir harus dengan langkah cepat, menurutnya,akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor dan komunikasi publik yang efektif bersama media, demi menjaga stabilitas dan keselamatan masyarakat Aceh Selatan, pungkasnya.