Sementara itu, Program Studi Saintek dengan peminat terendah di USU ditempati oleh Program Studi Fisika, Program Studi Kimia, dan Teknik Mesin. Sementara Program Studi Soshum dengan peminat terendah di USU diisi oleh Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra Melayu, Program Studi Etnomusikologi, serta Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra Batak.
Pada pengumuman tersebut juga diketahui USU menempati posisi 18 dari 20 Perguruan Tinggi Negeri dengan penerimaan mahasiswa terbanyak.
Beberapa program studi termasuk dalam persaingan terketat, yakni Program Studi Gizi USU dengan tingkat keketatan 1,16%, Program Studi Teknik Informasi USU dengan tingkat keketatan 1,76%, serta Program Studi Ilmu Komputer dengan tingkat keketatan 1,82%.
Penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN mengawali proses penerimaan mahasiswa di USU.
Rektor USU Dr Muryanto Amin, S Sos, M Si, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah lulus melalui jalur SNMPTN tahun 2022. Ia berharap bagi peserta yang belum lulus untuk termotivasi.
“Kami ucapkan selamat kepada calon mahasiswa USU yang dinyatakan lulus lewat jalur SNMPTN. Bagi peserta yg belum beruntung lulus di jalur ini, masih ada dua jalur lain yang bisa dicoba, yaitu SBMPTN dan Mandiri. Kami menghimbau agar para calon pendaftar mempersiapkan diri,” ujar Rektor USU.







