“Saya memohon maaf bila masih ada pelayanan kami, pemko Medan yang belum mampu menyentuh langsung masyarakat terutama masalah banjir dan perbaikan infratruktur yang belum terselesaikan seluruhnya, namun pemko Medan optimis akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan bagi pembangunan di kota Medan,”ujar Bobby Nasution.
Bobby juga meminta kerjasama kepada para anggota DPRD kota Medan untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada seluruh konstituen di dapil masing-masing, sebab, meski kota Medan sudah level 2, namun bukan berarti kota Medan aman dari pandemi Covid19.
“Sebulan lagi, akan memasuki hari Natal dan Tahun Baru, kita ketahui bahwa tanggal hari libur merah telah dihapuskan namun bukan berarti masyarakat tidak merayakan hari besar keagamaan dan ibadah mereka, libur hari besar berlaku hanya untuk yang merayakan saja dan bagi yang tidak merayakan dapat bekerja seperti biasa,”sebutnya.
Bobby juga berterimakasih atas dukungan DPRD Medan yang terus mendukung kebijakan pemko Medan, apalagi kota Medan sudah masuk level 2 dan kekebalan komunal juga sudah mencapai lebih dari 70 persen keatas, walaupun belum mencapai level 1. “Namun itu adalah pencapaian yang sangat baik sekali bagi kita semua namun tetap tidak lengah dan ikuti Protokol Kesehatan,”terangnya.
Boby juga meminta maaf atas kebijakan pemko yang mungkin kurang diterima ditengah-tengah masyarakat.
“Kita ingin kota Medan dapat menjadi kota yang maju, kota yang berkah dan kondusif. Dimana kota Medan yang masuk kota terbesar ke tiga di Indonesia, sehingga dari luas wilayah dan penduduk pastilah lebih besar dari yang lain. Kota Medan harus mampu menjadi kota yang maju dari kota lainnya di Indonesia,”tutupnya.
Pembukaan Rapat Kerja DPRD Kota Medan Tahun 2021 yang bertema “Bangkit Bersinergi dalam Kolaborasi Mewujudkan Kota Medan yang Berkah, Maju dan Kondusif” yang berlangsung dari tanggal 7-9 November 2021 ini dibuka dengan pemukulan Gong sebanyak tiga kali oleh Wali Kota Medan didampingi Ketua dan wakil ketua DPRD Kota Medan.cr-03







