Medan  

Warga Korban Banjir Curhat ke Presiden RI Prabowo saat Tiba di Tapteng‎

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di GOR Pandan Tapteng didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Ist

‎MEDAN | Presiden RI Prabowo Subianto meninjau dan menyapa warga korban banjir bandang di GOR Pandan, Tapanuli Tengah setelah warga hampir diujung tanduk kehidupan, Senin (1/12/2025).

‎GOR Pandan selain tempat pengungsian juga pusat koordinasi penanganan bencana. Presiden memastikan kebutuhan logistik terdistribusi dengan baik.

‎Bahkan kepada Presiden, warga pun bercerita kisah tragis saat air sungai campur lumpur mulai naik hingga menerjang wilayah mereka sejak 25 November 2025.

‎Dalam peninjauan ini, Presiden menyebutkan langkah darurat telah dilakukan dengan baik dan distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak serta menekankan penanganan bencana secara cepat, tepat, dan menyeluruh.

‎Menurutnya, kehadirannya di bumi Sibolga – Tapteng sebagai wujud negara hadir ditengah masyarakat dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

‎Presiden RI Prabowo Subianto turut didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

‎Kemudian Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi, Walikota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik.

Warga curhat kepada presiden sambil memeluk Prabowo terkait bencana yang mereka alami



‎Tercatat jumlah korban banjir Sumatera per 30 November 2025 sudah ada 442 orang tewas akibat banjir dan 402 orang masih hilang.

‎Lewat siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (30/11/2025) tercatat di Sumatera Utara ada 217 jiwa meninggal dunia.

‎Korban meninggal dunia tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias.

‎Kemudian, di Sumatera Barat, tercatat korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.

‎Disebutkan ada 129 jiwa korban meninggal dunia, 118 hilang, dan 16 luka-luka. Total pengungsi mencapai 11.820 KK atau 77.918 jiwa.

‎Di Provinsi Aceh tercatat ada 96 jiwa meninggal dunia dan 75 jiwa hilang. Jumlah warga pengungsi mencapai 62.000 KK tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam dan Nagan Raya.

‎Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga mempercepat operasi pencarian, pertolongan, logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak. OM – 09.