“PWI bukan organisasi abal- abal, tetapi organisasi profesi yang intelektual dan profesional. Untuk menjadi anggota PWI harus melalui penjaringan/lulus ujian dan lulus uji kompetensi dan memiliki sertifikat dari Dewan Pers. Dalam menjalin kemitraan dengan kepolisian, PWI membuat Pokja, yakni Pokja Pewarta, sehingga narasumber di kepolisian Langkat bisa membedakan, bahwa wartawan yang tergabung dalam PWI Pokja Pewarta Polres Langkat bukan wartawan abal- abal,” katanya.
Darwis juga berharap, Kapolres Langkat bisa menjalin kemitraan terhadap Pokja Pewarta dalam kegiatan untuk pemberitaan.
Sementara, Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Tatok SH SIK, usai melakukan pelantikan Pokja Pewarta, mengucapkan terima kasih atas terbentuknya Pokja Pewarta.
“Memang kegiatan Polres perlu diberitakan untuk diketahui masyarakat luas/publik. Kedepan, diharapkan kerjasamanya dalam pemberitaan/konfirmasi dengan jajaran Polres dan Polsek-Polsek. Khususnya pemberitaan yang positif,” katanya.
Usai pelantikan, Pokja Pewarta Polres Langkat memberikan santunan berupa beras dan nasi kotak kepada 50 orang anak yatim piatu. Setiap anak menerima satu karung beras seberat 5 kg.
Reporter: Susanto







