Medan  

650 Personel TNI-Polri di Medan Disiagakan Jelang Pelantikan Presiden

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto (tengah) bersama Dandim 0201/BS saat melakukan patroli cipta kondisi jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. (orbitdigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS menggelar patroli bersama berkeliling Kota Medan..

Sebelum patroli dimulai, ratusan personel TNI-Polri menggelar apel bersama di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu (19/10/2019) pagi.

Adapun rute patroli bersama yang dilakukan oleh Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS adalah start dari kantor Dandim, Lapangan Merdeka, Jalan MT. Haryono, Jalan Pandu, Jalan Sisingamangaraja.

Kemudian, Jalan Masjid Raya, Jalan Juanda, Jalan Mongonsidi, Jalan Iskandar Muda, Jalan S. Parman, Jalan Kejaksaan, Jalan Kapten Maulana Lubis, dan berakhir di Jalan Bukit Barisan (Lapang Merdeka).

“Kegiatan pagi ini masuk dalam rangkaian pengamanan Pilpres. Dimana, ini menjelang tahap-tahap akhir,” kata Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga usai apel pasukan.

“Sehingga kita melaksanakan kegiatan apel bersama dalam rangka menjaga kondisi Medan yang sudah kondusif,” sambungnya.

Menurut, Roy pengamanan ini juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman buat masyarakat, khususnya Kota Medan yang telah ikut mensukseskan pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang dilaksanakan di Jakarta pada Minggu (20/10/2019) besok.

“Sampai sekarang kita berkomitmen bahwa semua tempat aman, tetapi kita juga bersama-sama TNI-Polri menjaga rumah-rumah ibadah, tempat-tempat yang memang harus bersama-sama kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan dalam pengamanan nanti pihaknya akan menurunkan lebih kurang 400 personel kepolisian.

“Selain itu, dari TNI juga akan menurunkan personelnya lebih kurang 250 orang untuk mengamankan Kota Medan,” kata Dadang.

Dadang menambahkan bahwa dalam pengamanan nantinya, semua tempat menjadi perhatian dan harus kita waspadai. Jadi intinya masyarakat tidak perlu khawatir kami bekerja, TNI-Polri bekerja untuk menjaga keamanan masyarakat.

“Kalau kita menghadapi teror, kita jangan takut. Kalau kita takut malah justru itu yang dia inginkan. Jadi kita jangan pernah takut, tapi kita tetap waspada,” pungkas Dadang. (Diva Suwanda)