MEDAN| Kampung Nelayan Seberang Lingkungan XII berada di Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan ini tergolong cukup sulit diakses masyarakat luar. Untuk mencapai kampung ini, kita harus mengarungi laut dengan menggunakan perahu motor kecil yang bersandar di dermaga Belawan.
Kampung nelayan ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 625 Kepala Keluarga dan 2.290 jiwa, dimana perekonomian masyarakat bergantung dari hasil laut, sehingga 90 persen masyarakat adalah nelayan.
Akhir-akhir ini masyarakat di kampung ini mengeluhkan tentang pendapatan hasil laut yang jauh menurun. Hal ini disebabkan kelestarian biota laut menurun dampak dari kurangnya kesadaran masyarakat akibat membuang sampah ke laut.
Selain itu, tingkat pendidikan juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi. Rata-rata masyarakat berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), tak ayal banyak anak para nelayan yang putus sekolah.
Kali ini PLN UIW Sumut berkolaborasi dengan Ibu Sarawiyah, kepala lingkungan XII Seberang dalam meningkatkan perekonomian masyarakat untuk memajukan kampung nelayan menjadi salah daerah wisata yang kaya dengan biota laut dan adanya hutan mangrove.
Manager Komunikasi dan TJSL, Yasmir Lukman, mengatakan PLN peduli terhadap kelestarian alam khususnya habitat laut. Disisi lain, PLN juga memiliki peran dalam mendukung para UMKM sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di kawasan tersebut.







