Karo  

Sekdakab Karo: Tiga Tahun Terakhir Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Karo Meningkat

Rakor jejaring penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di lantai 3 Aula Kantor Bupati Karo. (Foto/Ist)

KARO | Sekretaris Daerah Kabupaten, Drs Kamperas Terkelin Purba, MSi buka Rapat Koordinasi (Rakor) jejaring penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak Kabupaten Karo Tahun Anggaran 2023, Jumat (13/10/1013) di lantai 3 Aula Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting Kabanjahe.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kabupaten Karo dalam kurun tiga tahun terakhir kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Karo mengalami peningkatan yang signifikan. Jika di tahun 2021 terjadi 71 Kasus, dan 75 Kasus di tahun 2022 maka hingga Bulan September 2023 telah terjadi 121 Kasus.

Menyikapi fenomena itu, Sekdakab Karo Kampwras Terkelin Purba menyebutkan, bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah masalah yang sangat serius. Untuk itu perlu kerjasama dari berbagai pihak untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait antisipasi dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di dalam kegiatan-kegiatan keagamaan seperti di Mamre, Moria dan perwiritan.

“Melalui rapat koordinasi ini, Saya berharap dapat meningkatkan kesadaran kita semua tentang masalah ini dan mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam mencegah dan mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Kamperas Terkelin Purba.

Turut hadir dalam rapat itu, perwakilan Forkopimda Kabupaten Karo, Lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah, Kepala Perangkat Daerah dan undangan lainnya.

Reporter : Daniel Manik