LANGKAT | Fenomena ikan mati masal atau ikan mabuk yang terjadi baru-baru ini di aliran Sungai Palu Pakeh, diduga imbas limbah PKS Sawit Langkat UPL Batang Serangan, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.
Maskep PKS UPL Batang Serangan PTPN 4, Renhat Sibarani terkesan megelak dan menyangkal tanpa memberikan penjelasan panjang soal ikan mabuk. Menurutnya, ikan mabuk itu bisa saja disebabkan karena cuaca dan diracun.
“Coba abg konfirmasi ke bagian petugas umum, ikam mabuk Khan bang bisa aja karena cuaca, dan bisa aja itu diracun,” ujarnya sembari mengalihkan konfirmasi ini ke bagian PU, Jumat (7/2/2025) siang.
Ia pun seakan berdalih pihaknya tidak ada membuang. “Kami ngak ada buang apa-apa, Makanya dari mana asalnya. Coba ke bagian petugas umum,” dalih Masinis kepala PKS UPL Batang Serangan.
Bau Belendit
Semantara itu, salah seorang warga membantah soal kabar warga meracun ikan. Kepada orbidigitaldaily.com dia juga mengungkapkan, jika kejadian ikan mabuk ini sekira hari Sabtu lalu, dan di hari Rabu (4/2) kemarin.
“Belum seminggu uda masuk lagi, dalam bulan ini sudah dua kali kejadian ikan mabuk di aliran sungai,” ujarnya.
“Tidak pernah terlihat ada meracun ikan disungai ini. Ikan yang mabuk baru-baru ini pun bau Belendit, berbeda kalau diracun,” tegas pria yang tidak ingin dipulikasikan identitasnya, melalui seluler.
Menurutnya, jika terus begini kelestarian lingkungan sungai bisa terancam serta membuat induk ikan akan mati, dan bisa menyebabkan kepunahan. Harus ada upaya serius penegakan hukum.
”Sungai adalah rumah ikan, jika ikan-ikan tersebut mati dalam kondisi yang tidak wajar dan dengan jumlah yang banyak, kami khawatir ikan-ikan tidak dapat hidup dan terjadi kepunahan,” kesal warga Palu Pakeh, saat bersama rekan yang saat itu ikut mencari ikan mabuk dialiran sungai tersebut.
Diberitakan sebelumnya. Beredar vidio memperlihatkan sejumlah warga mejaring ikan mabuk dialiran Sungai Palu Pakeh, diduga imbas limbah PKS Sawit Langkat UPL Batang Serangan PTPN 4, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.
Dalam vidio durasi 0.25 detik dihimpun orbitdigitaldaily.com pada, Kamis (6/2/2025). Tampak sejumlah warga menangkap ikan dengan menggunakan alat tangguk dengan menyelam setengah badan untuk menangkap ikan di bantaran sungai
Bahkan dalam vidio tersebut, selain terlihat lima pria yang sedang mencari ikan, diduga seorang warga yang merekam vidio menyebutkan.
“ini pak mabuk Belendit ini pak, limbah PTPN 4 masuk kemari pak. Masuk kemari ikannya pada mabuk ini. Kaya mana ini di buang kemari ini limbahnya. Cemana ini pak gak kita amakan ini,” terang suara dalam vidio itu.
(WOD/020)







