Warga Langkat Dihebohkan Penemuan Diduga Bom, Kapolres: Tim Sedang Bekerja

LANGKAT | Warga di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, provinsi Sumatera Utara dihebohkan dengan kabar penemuan benda yang tertanam puluhan tahun yang diduga bom jenis mortir, Kamis (26/6/2025).

Penemuan benda yang dikabarkan tertanam berkisar 40 cm dilokasi perkebunan Langkat Nusantara Kepong (LNK) di Desa Tamaram, Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP David Trio Prasojo menyampaikan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat yang saat sedang melakukan aktifitasnya, dimana masyarakat tersebut menemukan sesuatu barang yang dicurigakan.

“Dicurigakan barang berbahaya, atas dasar tersebut, kami dari pihak kepolisian menindaklanjuti informasi tersebut. Dan, setelah kita dalami, benar memang ada benda berbahaya dan membahayakan,” ucap
AKBP David, dalam wawancaranya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, bawasannya pihaknya menangani ini secara profesional, prosudural. Kami juga sudah menghubungi kawan-kawan dari Brigade Mobil dalam hal ini tim Jibom Gegana Brimob dari Polda Sumut.

“Masyarakat untuk selalu tetap tenan. Saat ini temen-temen sedang bekerja, saya minta doa restunya kepada masyarakat sekalian utuk tetap tenang dan tetap dukung kegiatan dari kepolosian,” imbau Kapolres.

Disinggung soal kabar diduga penemuan 20 bom jenis mortir dilokasi perkebunan LNK tersebut, AKBP David Trio enggan menjelaskan persoalan tehnis tim Jibom.

“Saya tidak ingin menyapaikan hal yang tehnis, dikarenakan saat ini masih dilakukan pendalaman. Nanti apa bila memang dinyatakan tidak berbahaya, atau non aktif, ada langkah-langkah yang sesuain SOP yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian, dalam hal ini tim Jibom dari Gegana,” ujar David.

Lebih lanjut, AKBP David Trio menegaskan untuk tetap tenang, ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Kami pastikan akan menangani secara profesional prosudural. Kami himbau kepada masyarakat menjauh 1 km dari titik lokasi yang saat ini sedang dikerjakan dari kepolisian,” pinta Kapolres Langkat AKBP David, sembari meminta masyarakat untuk membubarkan diri

Di informasikan, hingga sekira pukul 19.40 WIB, pantauan orbitdigitaldaily.com dilokasi, tim Jibom dari Gegana Polda Sumut masih berada dilokasi perkebunan Langkat Nusantara Kepong (LNK).

Penutupan Jalan

Diberitakan sebelumnya. Polisi melakukan penutupan sementara jalan simpang menuju Desa Tamaran Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Kamis (26/6/2025) pagi.

Penutupan jalan sementara itu dikarenakan sedang dilakukannya evakuasi diduga bom jenis mortir oleh Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Polda Sumatera.

Menurut informasi yang di himpun, hingga pukul 15.20 WIB, tim Jibom mengevakuasi sebayak 20 diduga bom jenis mortir dilokasi perkebunan Langkat Nusantara Kepong (LNK), Desa Tamaram.

Senada hal itu, Kanit Reskrim Polsek Hinai, Ipda Taufan SH menyampaikan hingga saat ini tim masih melakukan evakuasi. ” Masih sedang melakukan evakuasi,” ujarnya kepada wartawan.

Pantauan orbitdigitaldaily.com di simpang lokasi perkebunan LNK, Desa Tamaran, Hinai, sejumlah personil Polsek Hinai masih melakukan pengamanan penutupan jalan sementara dan wartawan belum di izinkan masuk ke lokasi. (OD-20)