Bank Sumut
Aceh  

Lahirkan Ulama Muda, MPU Abdya Latih Para Kader

Narasumber dari MPU Aceh dan dalam daerah saat memberikan materi kepada peserta meliputi,Tajwid, Usul Fiqh, Tafsir, Ilmu Hadits, Dakwah, dan Penangkalan Akidah.diAula Bappeda.‎

ABDYA | ‎Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan Pendidikan Kader Ulama dengan Tema: pendidikan kader ulama dapat melahirkan ulama muda yang modern dan berwawasan luas sebagai garda terdepan dalam penegakan Syari’at Islam di Bumoe Brueh Sigupai, ‎Senin (11/8/2025).

‎Kegiatan berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Komplek perkantoran, Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie. Kabupaten Addya.

‎Bupati Abdya, Dr Safaruddin, S.Sos MSP diwakili oleh Pelaksana Tugas (PLT)
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Rizal, membuka
langsung acara tersebut.

‎Adapun para peserta berasal dari kalangan santri pasantren, unsur Dayah dan perwakilan Tempat Pengajian Al-Qur’an (TPA) yang ada dalam Kabupaten Abdya. Sedangkan Narasumber terdiri dari utusan MPU Aceh sebanyak 3 orang dan 6 orang dari MPU Abdya.

‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tamu undangan dari perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Abdya, tampak hadir anggota DPRK berserta instansi internal MPU seperti T.Marzan .,S.H.I., M.Ag selaku sekretaris dan para Staf Setempat.

‎Ketua MPU Abdya, Tgk Muhammad Dahlan S.Ag dalam pidatonya mengatakan, dengan izin Allah pada hari ini tepat pada tanggal 11 Safar 1447 H atau 11 Agustus 2025, kita telah dapat berhadir memenuhi undangan dalam rangka pembukaan kegiatan pendidikan kader ulama (PKU), oleh MPU Abdya tahun 2025.

‎Teungku Dahlan menambah, dengan pengkaderan ini peserta dapat menambah wawasan dalam memahami dalil hukum dari kasus -kasus kemasyarakatan yang belum dijelaskan oleh para ulama dahulu, agar nanti mempunyai wawasan dalam metode hukum sesuai perkembangan masa

‎”Perobahan hukum dengan sebab perobahan Masa dan keadaan”, untuk menuju kemajuan yang tidak terlepas dari tujuan Syariat” pungkasnya.

Agenda Rutin

Sementara itu, Kepala Sekretaris MPU Abdya, T Marzan, menyebutkan, bahwa program ini merupakan agenda rutin dan salah satu tugas utama MPU, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Setelah mengikuti pelatihan ini selesai, peserta terbaik masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan akan kami kirimkan ke Pendidikan Kader Ulama tingkat provinsi,” kata Marzan.

Marzan menjelaskan, bahwa peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 40 peserta, terdiri dari 32 laki-laki dan 8 perempuan, yang seluruhnya merupakan tengku-teungku pengajar di dayah yang tersebar di wilayah Abdya.

“Mereka mengikuti proses pendidikan ini selama enam hari mulai tanggal 11 hingga 16 Agustus mendatang,” ujarnya.

Marzan menambahkan, tujuan utama dari PKU ini adalah untuk membuka wawasan para tengku agar siap tampil di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pengajar di dayah, namun juga sebagai dai dan pemimpin umat yang mampu menyampaikan ilmu dengan pendekatan yang moderat.

Lebih lanjut, sebut Marzan, para peserta diberikan beberapa materi dalam pendidikan ini meliputi Tajwid, Usul Fiqh, Tafsir, Ilmu Hadits, Dakwah, dan Penangkalan Akidah. Para peserta merupakan hasil seleksi dan rekomendasi dari masing-masing dayah yang ada di Abdya.

“Kita ingin mencetak ulama yang moderat. Moderat dalam arti tidak saling menyalahkan, tapi tampil dengan keilmuan yang kokoh dan mampu melakukan pembaruan. Jangan sibuk mencari kesalahan orang lain, tapi fokus menyampaikan ilmu sesuai kaidah,” demikian paparnya.

Reporter : Nazli