Aceh  

Kapolsek Tangan-Tangan Pimpin Upacara di SMAN 5 Abdya, Bacakan Amanat Kapolda Aceh

ABDYA | Kapolsek Tangan-Tangan, AKP Usman Taib, bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMAN 5 Aceh Barat Daya, Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan, pada Senin, (15/9/2025).

Kehadiran Kapolsek dalam upacara tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan edukasi kepada pelajar, khususnya dalam hal ketertiban umum serta bijak dalam penggunaan teknologi.

Dalam amanatnya, AKP Usman membacakan sambutan dari Kapolda Aceh, Brigjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang menyoroti berbagai permasalahan sosial yang tengah marak terjadi di Aceh, termasuk penyalahgunaan narkoba, kecelakaan lalu lintas, serta kenakalan remaja.

Seterusnya, Jika dilihat dari data Kriminalitas Di Wilayah Hukum Polda Aceh Tercatat Bahwa Tindak Pidana Yang Sering Terjadi Adalah Tindak Pidana Narkoba, Dan Sudah Beredar Di Seluruh Wilayah Aceh Dan Bahkan Merambah Hingga Anak-Anak Remaja.

“Dari data penanganan kasus selama kurun waktu bulan Januari hingga bulan September ini sudah terjadi 552 kasus narkoba yang didominasi pelakunya berusia 20-40 Tahun, Tahun 2024 ada 1.113 Kasus Tp Narkoba Dan Jenis narkoba yang banyak beredar adalah ganja dan sabu. Dimana dari hasil penyelidikan kami bahwa para pengguna tidak hanya orang dewasa tapi juga ada remaja dan anak-anak. Oleh karena itu saya harapkan kepada para guru dan siswa agar jauhi narkoba,” ujarnya.

Lanjutnya, dari Data Ditlantas Polda Aceh saat ini dapat diketahui, bahwa Laka Lantas merupakan salah satu penyebab banyaknya kematian masyarakat di Aceh.

“Dari data yang kami kumpulkan selama kurun waktu Bulan Januari hingga September Tahun 2025 telah terjadi Laka Lantas sebanyak 2167 kasus dimana korban meninggal dunia sebanyak 446 orang, luka berat 253 orang dan luka ringan 3206 orang. Dari Data tersebut selama Tahun 2025 Ini,” katanya.

Dikesempatan itu, Kapolsek Usman, menuturkan bahwa Kasus Laka Lantas Di Provinsi Aceh menempati sepuluh besar sebagai Daerah Rawan Laka Lantas dari seluruh Wilayah Indonesia, dimana korban Laka meninggal dunia jebanyakan para pengendara dapat tersebut kejadian sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

Namun demikian, Dari kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, dan diharapkan kepada para menggunakan guru dan sepede siswa yang motor agar menggunakan helm dan sampaikan juga pada keluarga di rumah.

“Ayo mulai pakai helm agar kita tidak menjadi korban selanjutnya,” ucapnya.

Sambungnya lagi, berdasarkan perkembangan situasi saat ini fenomena tawuran dan balap liar dikalangan remaja banyak terjadi di berbagai Wilayah Indonesia selalu menjadi pemberitaan hingga beberapa peristiwa yang terjadi menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Disamping ada itu kenakalan remaja dapat berupa bullying terhadap siswa yang dapat menyebabkan adanya Trauma yang dialami pelajar hingga tidak mau bersekolah lagi dan bahkan sampai jatuhnya korban karena diiringi dengan tindakan kekerasan para pelakunya.

Adapun data kasus yang ditangani Polda Aceh pada Tahun 2024 ada 87 Kasus yang melibatkan anak-anak baik sebagai korban maupun pelaku kejahatan, dan pada Tahun 2025 telah terjadi 14 kasus yang melibatkan anak-anak.

“Oleh karena Saya imbau kepada para siswa agar melakukan hal-hal sebagai Berikut,” ucapnya.

  1. Jadilah pelajar yang baik dan berprestasi.
  2. Bijak dalam bermedia sosial.
  3. Tidak ikut-ikutan dalam aksi demonstrasi.
  4. Hindari rokok, narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas.
  5. Tertib berlalu lintas dan tidak balap liar.
  6. Tidak melakukan tawuran dan bullying antar sesama siswa maupun orang lain.
  7. Jaga sopan santun hormat orang tua guru dan sesama.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Abdya, Cut Imilda Aryani SSi mengatakan, apresiasi atas kedatangan Kapolsek tangan- tangan AKP Usman Taib dalam upacara bendera di sekolah selain menyampaikan beberapa adukasi terkait perkembangan situasi kriminalitas diwilayah hukum Polda Aceh.

juga memberikan semangat baru dan motivasi kepada seluruh warga sekolah untuk berprestasi, menjaga karakter yang kuat, dan menjauhi hal-hal negatif seperti tawuran dan narkoba.

“Mudah -mudahan kedepan kegiatan seperti ini berlanjut.” pungkasnya.

Reporter : Nazli