MEDAN | Pascaterjadinya Bentrok 2 kubu Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jalan Trikora Kelurahan Tegalsari Mandala 2, Medan Denai pada minggu (5/9) sore, warga yang mendiami lokasi kejadian masih merasa was- was.
Dalam peristiwa bentrokan tersebut menimbulkan korban luka dan kerusakan fasilitas warga, serta memicu kekhawatiran akan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Dari amatan Orbitdigital di lapangan situasi dan kondisi terkini Senin (6/10/2025) siang aktivitas warga terlihat kembali normal.
Sisa bongkahan batu masih terlihat tertinggal di atap seng rumah warga. Serta di salah satu rumah warga yang merupakan pedagang, steling jualannya juga kaca jendela rumahnya pecah akibat terkena lemparan.
Fransiskus Sitanggang salah satu warga yang rumahnya menjadi korban atas bentrokan tersebut menceritakan peristiwa yang menimbulkan kerugian material buatnya serta warga lainnya.
“Saat kejadian saya berada di dalam rumah karena takut, 2 kubu Ormas saling bentrok dengan kejar kejaran dan saling lempar. Kemudian salah satu ormas menghancurkan kaca rumah serta steling dagangan saya. Karena saya takut cuma bisa berdoa saja. Di salam rumah saya beserta anak istri saya” ungkapnya
Dia menambahkan “kejadian diperkirakan sekitar pukul 17: 05 WIB saling serang antara dua Kubu. Hingga Petugas keamanan datang untuk melerai bentrok ke dua Kubu Ormas tersebut. Dengan harapan kejadian serupa jangan terulang lagi lah..kasihan masyarakat yang jadi korban,” pungkasnya.
Sementara warga lainnya ibu Icha mengatakan, saat kejadian tidak berada diru mah namun ia mendapatkan informasi bahwa di sekitar rumahnya terjadi bentrok antara 2 kubu ormas.
“Waktu kejadian saya tidak dirumah, cuma yang kudengar barisan sakit hati. Sesampainya nya dirumah sudah ramai orang. Mereka memakai petasan atau mercon yang besar. Atap rumah saya hancur jebol terkena imbas dari lemparan batu bentrok 2 kubu Ormas tersebut” ucapnya
Aksi bentrok yang terjadi membuat ibu icha was was dan khawatir. Ia terpaksa mengungsi ke gereja dan mengunci rapat kedua pintu rumahnya hingga pihak keamanan datang.
Informasi yang dihimpun dari warga setempat bentrokan bermula ketika rombongan ormas Pemuda Pancasila melintas di kawasan Tegal Sari Mandala II usai menghadiri acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP.
Saat melintas di lokasi kejadian, diduga ada pelemparan terhadap rombongan tersebut. Dugaan provokasi ini memicu kemarahan dan berujung pada bentrokan dengan kelompok IPK yang diduga berbasis di sekitar lokasi. (OM/011)







