Medan  

Air WC Umum Ramadhan Fair Medan Tidak Mengalir, Pengunjung Pertanyakan Keseriusan Penyelenggara Kegiatan

MEDAN | Salah satu fasilitas Mobil WC umum yang disediakan Pemerintah Kota Medan di lokasi Ramadhan Fair XX di Taman Sri deli mengalami gangguan karena air tidak mengalir.

Sesuai amatan dilapangan pada rabu malam (25/02/2026). Toilet yang dikhususkan untuk para pengunjung Ramadhan fair XX tersebut sangat dikeluhkan sejumlah pengunjung karena kesulitan menggunakan fasilitas tersebut.

Menurut beberapa pengunjung, WC umum tersebut tidak dapat digunakan secara normal karena tidak tersedia air untuk membersihkan diri maupun menyiram toilet. Akibatnya, sebagian pengunjung terpaksa mencari WC lain yang masih berfungsi.

“WC nya Gak ada airnya bang ,” ujar salah satu pengunjung.

Pengunjung juga turut mengeluhkan tidak adanya pencahayaan dalam kamar mandi dan juga susahnya untuk mengunci pintu Kamar mandi karena sudah nampak tidak layak.

Padahal WC umum merupakan fasilitas penting bagi masyarakat yang datang berbelanja dan menikmati suasana Ramadhan Fair. Namun, kondisi air yang tidak mengalir dinilai mengurangi kenyamanan pengunjung.

Untuk itu, masyarakat berharap Pemerintah Kota Medan segera memperbaiki fasilitas WC umum tersebut agar dapat digunakan dengan layak. Selain itu, pengawasan dan perawatan fasilitas umum juga diharapkan lebih ditingkatkan selama berlangsungnya Ramadhan Fair.

Dilain sisi, ketika ditanya perihal tidak adanya air dalam WC Umum tersebut salah satu penjaga berkilah bahwasanya airnya belum masuk dan menyarankan untuk menggunakan Mobil WC Umum lainnya.

“Belum ada di isi airnya bang nanti baru bisa, yang dibelakang ada airnya itu aja bang,” ucapnya.

Namun ketika ditanya kembali Mobil WC Umum yang dibelakang bertuliskan hanya untuk perempuan. Penjaga tersebut menjawab dengan santai.

“Gak papa bang pake aja,” jawabnya dengan nada singkat.

Adapun sesuai amatan dilapangan Mobil WC umum yang ditempatkan di depan taman Sri deli hanya 2 Mobil sedangkan menurut informasi didalam taman diduga tidak ada.

Sementara itu kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Benni Sinomba Siregar ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp belum ada memberikan jawabannya. (OM-036)