ACEH SELATAN | Bupati Aceh Selatan H. Mirwan dalam kunjungannya ke RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, Senin (30/3/2026) mengatakan, penguatan sektor kesehatan tidak hanya berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan, profesionalitas tenaga medis, serta kemudahan akses bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut mengawali hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS langsung menunjukkan ritme kepemimpinan yang responsif dan membumi.
Bupati Aceh Selatan H. Mirwan yang didampingi Plt Sekda Diva Samudra Putra usai memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Senin pagi yang bertempat di Lapangan Naga Tapaktuan langsung bergerak menuju RSUD YA Tapaktuan.
Bupati bergerak meninjau layanan kesehatan dengan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yulidin Away Tapaktuan.
Kunjungan tersebut turut didampingi Plt Sekretaris Daerah, jajaran manajemen rumah sakit yang diwakili Wakil Direktur, unsur pimpinan DPRK Aceh Selatan yakni Wakil Ketua DPRK, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).
Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal, khususnya di sektor kesehatan.
Dalam suasana yang masih kental dengan nuansa Idulfitri, H. Mirwan tampak menyapa langsung pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan. Ia juga menjenguk sejumlah pasien sebagai wujud empati dan perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi riil masyarakat.
Tak hanya itu, Bupati turut meninjau fasilitas terbaru berupa alat Hemodialisa (HD) yang telah diresmikan.
Kehadiran alat tersebut dinilai sebagai langkah maju dalam memperkuat layanan kesehatan daerah, terutama bagi pasien penderita gagal ginjal yang sebelumnya harus menempuh rujukan ke luar daerah.
“Momentum pasca-Ramadan ini harus menjadi energi baru bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan, terutama layanan dasar seperti kesehatan. Pemerintah harus hadir lebih dekat dan memberi solusi nyata bagi masyarakat,” tutur H. Mirwan.
Sementara itu, kehadiran unsur DPRK dan jajaran SKPK dalam kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama.
Dukungan legislatif dinilai penting dalam penguatan anggaran dan kebijakan, sehingga program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kunjungan ini juga memperlihatkan pola kepemimpinan yang tidak sekadar administratif, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan humanis, Bupati Mirwan berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah memiliki dampak nyata.
Lebih dari sekadar agenda awal kerja, langkah ini menjadi penegasan bahwa pascaIdulfitri adalah momentum memperkuat kepercayaan publik melalui kerja konkret, sekaligus membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, kolaboratif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Aceh Selatan.







