ABDYA | Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Abdya, menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Barat Daya Abdya yang ke-24.
Upacara yang dipimpin Wakil Kepala SMAN 2 Abdya, bagian kesiswaan Jalaluddin S.Pd.I, bertindak sebagai pembina upacara diikuti para guru dan siswa, karyawan sekolah, berlangsung khidmat,di halaman sekolah setempat, Jumat, (10/4/2026).
Diketahui, pelaksanaan upacara, zikir dan do’a tersebut berdasarkan surat edaran Bupati Aceh Barat Daya Nomor : 400.14.1.1 /126 tanggal 9 April 2026.
Dalam amanat Bupati Abdya, Dr Safaruddin yang dibacakan oleh Jalaluddin di hadapan para guru dan murid, sebagai bentuk pengingat bagi seluruh masyarakat Abdya. Hari ini bukan sekadar peringatan seremonial, dan bukan sekadar bertambahnya angka usia daerah Abdya.
Hari ini adalah momentum untuk mengingat perjalanan kita, menghormati perjuangan para pendahulu, mensyukuri apa yang telah dicapai, dan meneguhkan arah ke mana Abdya akan kita bawa ke depannya.
Sejenak mari kita menoleh ke belakang. Perjalanan 24 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh dengan dinamika.
Berdirinya kabupaten ini tidak terjadi begitu saja. Abdya lahir dari sebuah tetesan keringat, pemikiran cerdas, dan perjuangan tanpa pamrih dari para tokoh perintis dan sesepuh kita.
Sejak gagasan awal tahun 1960-an Kabupaten ini direncanakan bernama Kabupaten Kesatria, hingga kemudian setelah melalui berbagai proses panjang, lahirlah nama Aceh Barat Daya melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002.
“Tentunya ini bukanlah waktu yang singkat, tidak sedikit tenaga serta pikiran yang terkuras, hingga tidak ada nilai dan penghargaan dalam bentuk apapun yang cukup pantas kita sematkan pada tokoh-tokoh pendiri kabupaten ini,” sebut Safaruddin dalam amanatnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, kepada para sesepuh, tokoh perintis, dan panitia pemekaran yang sebagian mungkin sudah mendahului kita.
“Kami haturkan penghormatan setinggi-tingginya dan rasa terimakasih yang tak terhingga. Hanya Allah sajalah yang dapat membalas pengorbanan dan perjuangan ini,” tutupnya. (Nazli).







