Aceh  

HUT Abdya ke-24 Raih Dua Rekor MURI, HMI: Semangat yang Perlu Dijaga dan Ditindaklanjuti

Formatur Terpilih HMI Cabang Blangpidie, Rahmat Maulana, Selasa (28/4/2026).

ABDYA | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Hari Ulang Tahun ke-24, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlangsung meriah serta melibatkan partisipasi luas masyarakat.

Perayaan tahun ini mencatat capaian membanggakan melalui kegiatan Meuseuraya Toet Leumang yang berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 15.178 batang leumang dan sekitar 27.000 tape disajikan secara serentak, sehingga menjadi sajian leumang dan tape terbanyak.Selasa(28/4/2026).

Formatur Terpilih HMI Cabang Blangpidie, Rahmat Maulana, menilai capaian ini sebagai wujud kekuatan masyarakat Abdya dalam menjaga budaya sekaligus menggerakkan potensi ekonomi lokal.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga merupakan bentuk identitas dan kekuatan masyarakat Abdya. Rekor ini menunjukkan bahwa budaya lokal dapat menjadi kekuatan besar jika dikelola secara bersama,” ujarnya.

HMI Cabang Blangpidie juga menyebutkan kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai simbolik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang terlibat dalam produksi dan distribusi kuliner khas daerah.

Tambahnya, juga mendorong agar momentum ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi pijakan untuk memperkuat ekonomi berbasis budaya secara berkelanjutan.

“Ke depan, semangat ini perlu dijaga dan ditindaklanjuti dalam bentuk program yang konkret agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Abdya,” ujar Rahmat.

Sebagai organisasi kader, HMI Cabang Blangpidie, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Momentum HUT Abdya ke-24 menjadi bukti, bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan capaian yang positif. Namun HMI berharap hal ini menjadi langkah awal menuju Abdya yang lebih maju dan mandiri, demikian pungkasnya. (Nazli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *