Aceh  

Dana Rp15 M untuk Sanitasi Air di Aceh Selatan Dipertanyakan, Jaringan Terpasang Namun Air Tak Mengalir

ACEH SELATAN | Kucuran anggaran pembangunan sanitasi air bersih untuk Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp15 miliar mulai menuai sorotan publik.

Pasalnya program yang digadang-gadang mampu meningkatkan akses air bersih masyarakat itu kini dipertanyakan karena sejumlah jaringan yang telah terpasang disebut belum dapat difungsikan secara optimal.

Informasi yang diterima media ini pada Sabtu malam (9/5/2026) dari salah seorang rekanan Kementerian PUPR menyebutkan, proyek pembangunan sanitasi air tersebut tersebar di beberapa titik di wilayah Aceh Selatan.

Namun hingga kini, masyarakat dikabarkan belum merasakan manfaat maksimal dari proyek tersebut.

Sorotan muncul lantaran infrastruktur jaringan perpipaan dan fasilitas pendukung lainnya telah selesai dikerjakan, tetapi air bersih yang dijanjikan belum juga mengalir ke rumah-rumah warga.

Kondisi itu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait efektivitas penggunaan anggaran negara yang mencapai miliaran rupiah tersebut.

“Yang menjadi pertanyaan masyarakat sekarang, kenapa jaringan sudah dipasang tetapi air belum mengalir. Ini tentu harus dijelaskan kepada publik,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Publik pun meminta pemerintah daerah bersama pihak terkait untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai progres, kendala teknis, hingga status operasional proyek sanitasi tersebut.

Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi maupun dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Selain itu, masyarakat juga berharap dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek sanitasi air bersih tersebut agar anggaran yang telah dikucurkan benar-benar memberi manfaat bagi warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan maupun instansi teknis terkait mengenai penyebab belum berfungsinya jaringan sanitasi air tersebut.

Reporter : Yunardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *