MADINA / RANTOBAEK | Langkah konkret dan progresif ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Rantobaek, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.
Di bawah komando Camat Rantobaek, sebanyak 16 generasi muda dari Desa Manisak digembleng dalam Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Kejuruan Teknik Las yang berlangsung sejak 15 April hingga 8 Mei 2026, dengan total 160 jam pelajaran (JP).
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah upaya strategis pemerintah kecamatan dalam menekan angka pengangguran sekaligus mencetak tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri. Pelatihan menghadirkan instruktur profesional dari Kota Medan, Darwin Lubis, yang secara intensif membimbing para peserta hingga menguasai dasar hingga praktik teknik pengelasan.
Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini antara lain: Ahmad Dai Robi, Rizki Mulyadi, Kasmir, Sariful Mahya Lubis, Muhammad Umar, Risaidi, Andriansyah, Muhammad Subuh, Roihan Sahdi, Muhammad Lubis, Wahyu Aldi, Aliannur, dan Afriadi Hasibuan, bersama peserta lainnya.
Kegiatan ini dikelola oleh Payung Siregar, ST, serta difasilitasi penuh oleh Camat Rantobaek atas usulan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Rantobaek, Ny. Sopian Sri Handayani.
Pelatihan berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari peserta. Salah seorang peserta, Afriadi Hasibuan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menilai pelatihan ini menjadi titik awal untuk mandiri secara ekonomi.
Terima kasih kepada Bapak Camat dan Ketua TP PKK Nyonya Sopian Sri Handa Yani, Kami optimis keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha sendiri ke depan, ujarnya.
Camat Rantobaek, Sopian S.Ag, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia di tingkat kecamatan. Tidak hanya pelatihan, para peserta juga mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari transportasi, konsumsi, pakaian kerja, hingga sertifikat resmi dari Dinas Tenaga Kerja. Bahkan, setelah pelatihan selesai, setiap peserta akan dibekali peralatan las agar dapat langsung bekerja atau membuka usaha mandiri.
Kami ingin memastikan generasi muda di Rantobaek tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga peluang nyata untuk mandiri. Ini langkah awal, ke depan pelatihan serupa akan terus kami dorong sesuai potensi dan bakat masyarakat, tegas Camat.
Dengan pendekatan yang terarah dan berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Rantobaek optimistis mampu mencetak tenaga kerja produktif sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal dari desa.
Reporter: OD 34







