MEDAN| Laskar Masyarakat Peduli (LMP) Makanan Bergizi Gratis (MBG), melakukan aksi Unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara jalan. Pangeran Diponegoro Medan. Jum’at (19/6/2026) siang.
Ratusan massa aksi dari berbagai daerah sebelumnya berkumpul di Medan Club tepatnya di belakang Gedung Pemprovsu. Lalu massa aksi berjalan menuju Kantor Gubsu.
Aksi massa pendukung MBG menggunakan mobil pick up dengan sound system membawa bendera sambil membentangkan spanduk berisi dukungan agar MBG jangan di hentikan.
Ratusan massa aksi yang didominasi ibu ibu berkumpul di depan pintu gerbang Kantor Gubernur Sumatera Utara sambil orasi bergantian menyampaikan aspirasinya.
Dalam orasinya aksi massa dari Laskar Masyarakat Peduli (LMP) MBG menyampaikan 5 Petisi
Yang pertama mendukung sepenuhnya program MBG sebagai program strategis nasional yang memberi nyata bagi masyarakat Indonesia.
-Kedua Mendukung perbaikan tata kelola, pengawasan, transparansi, akuntabilitas peningkatan kualitas pelaksanaan MBG agar tepat sasaran aman, sehat, berkualitas dan memberikan manfaat yang lebih besar untuk rakyat.
-Ketiga meminta agar evaluasi terhadap berbagai kendala pelaksanaan di lapangan dilaksanakan secara objektif dan konstruktif dengan mengedepankan semangat perbaikan berkelanjutan tanpa menghentikan program yang berdampak luas kepada masyarakat.
-Keempat mendorong peningkatan keterlibatan masyarakat, akademisi, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan serta pemerintah daerah dalm proses pengawasan dan penyempurnaan program MBG.
-Kelima Berharap pemerintah pusat terus memperkuat kualitas layanan. Standard keamanan pangan, sistem distribusi dan mekanisme pengawasan agar program MBG semakin profesional terpercaya dan berkelanjutan.
Tidak berapa lama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afief Nasution hadir menemui aksi massa ia menyampaikan.
” Ya kita sudah menerima aspirasi yang disampaikan kepada kami Pemerintah Provinsi Sumut. Intinya, mereka meminta agar MBG ini tetap dilanjutkan, namun perbaikan perlu dilakukan. Koruptor dan korupsi yang ada di BGN harus dituntaskan
Yang pastinya, untuk manfaatnya kita mendukung. Untuk perbaikan kita juga sangat-sangat mendukung. Ini yang menjadi titik berat. Bukan berarti ada kendala harus dihapuskan total, kalau ada kendala harus diperbaiki,”
Karena yang paling merasakan itu adalah masyarakat kita yang ada di Kepulauan-kepulauan, daerah-daerah terkecil, daerah perbatasan yang benar-benar merasakan manfaatnya kalau dibandingkan dengan daerah perkotaan” ucapnya
Usai menjumpai aksi massa Gubernur mengajak 10 perwakilan aksi untuk melakukan mediasi ke dalam gedung Pemprovsu. Aksi massa pun sebagian membubarkan diri dengan pengawalan aparat kepolisian. (OM/011)







