MADINA l Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) kini memiliki akses transportasi udara yang lebih efisien. Pemerintah Kabupaten Madina secara resmi mengumumkan penerbangan perdana Wings Air rute Bandara Kualanamu (KNO) – Bandara A.H. Nasution Madina dan sebaliknya mulai 1 Agustus 2026.
Pengumuman disampaikan usai koordinasi intensif Bupati Madina H. Saipullah Nasution bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dengan Kementerian Perhubungan dan pihak Lion Air Group di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kepala Otoritas Bandara A.H. Nasution Doni Romandika, S.AP., menjelaskan penerbangan akan dilayani 3 kali dalam sepekan, setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu menggunakan pesawat ATR 72-500 berkapasitas 72 penumpang.
“Jadwal Kualanamu – Madina berangkat pukul 13.00 WIB. Sedangkan Madina – Kualanamu berangkat pukul 14.45 WIB,” jelas Doni, Jumat (10/07/2026).
Untuk mempermudah mobilitas, maskapai menerapkan sistem tiket terusan (connecting flight). Penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta, Batam, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta, hingga internasional seperti Penang, Kuala Lumpur, Singapura, dan Jeddah cukup membeli satu tiket.
“Karena berada dalam naungan Lion Air Group, penumpang akan transit di Bandara Kualanamu untuk melanjutkan penerbangan menggunakan armada Lion Air, Batik Air, atau Super Air Jet,” pungkas Doni.
Bupati Saipullah Nasution berharap rute baru ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah tetangga, pelaku wisata, pelaku ekonomi, dan seluruh stakeholder.
“Semoga ini mendapatkan dukungan penuh dari kabupaten tetangga kita, juga para pelaku wisata dan stakeholder lainnya,” ujarnya.
Menurut Bupati, dengan beroperasinya rute ini masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Medan atau Sumatera Barat untuk mengakses penerbangan ke kota lain. Cukup melalui Bandara A.H. Nasution.
Hal senada disampaikan Asisten III Pemkab Madina Lismulyadi. Ia menyoroti dampak positif bagi jemaah umrah.
“Dengan adanya rute ini, jemaah umrah kita cukup berangkat dari Bandara A.H. Nasution menuju Bandara Kualanamu untuk transit, sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci. Ini tentu akan sangat mempermudah dan menghemat waktu para jemaah,” jelas Lismulyadi.
Reporter: OD 29







