KISARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Pertanian melakukan launching program peremajaan sawit rakyat (PSR) dalam kerangka pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), Kamis (9/4/2020) di Kantor Pertanian setempat. Kadis Pertanian Ir Oktoni Eryanto, MMA mengatakan, bahwa kegiatan lauching merupakan perdana di lakukan di Kabupaten Asahan dan ditujukan kepada para petani yang memiliki lahan dibawah 4 hektar (ha) untuk meningkatkan jumlah produksi serta meningkatkan kesejahteraan khususnya petani di Kabupaten Asahan.
Ia juga mengatakan, bahwa biaya untuk PSR adalah hibah oleh BPDP-KS kepada petani melalui gabungan Kelompok Tani yang sudah terverifikasi dengan jumlah besaran Rp. 25 juta per Ha, yang nantinya digunakan untun biaya peremajaan sawit, penanggulangan hama penyakit, pupuk dasar dan penyedian bibit sawit unggul bersertifikat.
“ Bupati memberikan intruksi kepada saya untuk mewakili membuka launching PSR perdana dengan format yang sederhana tanpa acara serimonial, tetapi tanpa mengurangi makna dan tujuan dari launching tersebut, ” ujar Oktoni.
Ia menambahkan bahwa tahun 2019 pihaknya telah mengusulkan lahan untuk dilakukan peremajaan seluas 237,53 Ha melalui 2 usulan yang diberikan oleh Gapoktan Subur Jaya Kecamatan Aek Songsongan dan 1 usulan dari Poktan Baru Kecamatan Sei Kepayang, tetapi BPDP-KS masih mengucurkan dana peremajaan atas usulan Gapoktan Subur Jaya di Desa Mekar Merjanji.
“ Melalui program ini hasil produksi kelapa sawit rakyat kedepan akan meningkat, baik dari sisi kuantitas dan kualitasnya, karena nantinya ditanami dengan bibit sawit yang unggul bersertifikat disertai dengan perlakuan perawatan tanaman sawit sesuai dengan standarisasi kebun yang baik, ” pintanya.
Reporter : Amien








