Bupati Karo, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim 0205/TK Gunting Pita Bersama di Desa Simolap

Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Ketua DPRD Iriani Br Tarigan, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH dan Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara gunting pita bersama pertanda Kuta Paguh Desa Simolap diresmikan. (orbitdigitaldaily.com/Daniel Manik)

TANAHKARO – Canangkan ketahanan pangan dan posko pencegahan Covid-19 ‘Kuat Pagoh’ Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara dan Kasipidum Kejari Karo Firman Siregar mengunjungi Desa Simolap Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo melakukan pengguntingan pita bersama pertanda Rumah Isolasi ODP desa itu resmi digunakan, Jumat (19/06/2020).

Menyambut kedatangan Terkelin Bersama Forkominda Camat Tiga Binanga Membela Tarigan melaporkan, pencanangan ketahanan pangan dan keberadaan Posko “Pagoh” saat ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Dan Posko Kuta Pagoh ini sifatnya bukan semata mata untuk pencegahan Covid-19 saja, namun kami berharap setelah berakhir masa pandemi Covid-19 inipun, Posko Kuta Pagoh, dapat terus kita kembangkan sebagai desa yang mampu dan kuat dalam ketahanan pangan sehingga terwujud desa Simolap sebagai desa swasembada pangan,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, sangat mengapreisasi desa Simolap sudah mulai terbuka dan mampu dalam mengikuti protokol kesehatan, dibuktikan kesungguhan desa mampu menyiapkan Posko Pagoh ( kuat-Red) dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Ke depan diharapkan di desa lain juga akan terus bermunculan sebagai ” ‘Kuta Pagoh’ yang lain, seperti kuta paguh di Kandibata yang kemaren baru diapresiasi oleh Kapoldasu, tentu menginpirasi kedepan bagi desa desa lain, tentu wajar kita berikan dukungan dan reward bagi desa Simolap,” kata Iriani.

Di kesempatan itu Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo, menyebutkan Desa Simolap ini pantas diberi, sebutan Kuta Pagoh, karena masyarakatnya termasuk disiplin. “Walaupun ada imbauan stay at home (berada di rumah) tetap warga keladang, cara ampuh menjauh dari physical distancing,” ucap Kapolres.

“Tujuan ini sangat baik, selain mendongkrak ekonomi keluarga dalam ketahanan pangan, disamping itu menjaga imunitas dan kesehatan, agar Covid-19 tidak gampang menyerang tubuh,” ujar Yustinus.

Hal senada, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara juga ikut memberikan motivasi bahwa tindakan yang dilakukan warga Desa Simolap dalam membangun ketahanan pangan, sudah sangat tepat, hal ini dapat kita lihat dalam praktek dilapangan, masyarakat sudah memenuhi kategori ketahanan pangan.

“Arti ketahanan pangan, sangat sederhana, yakni “Tidak Lapar” lagi, jadi saya menilai warga susah tidak lapar lagi ini yang perlu kita apreisasi,” tandas Taufik

Di penghujung acara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH mengatakan apa yang ada dilakukan warga desa Simolap, dalam mendirikan Posko Kuta Pagoh dan menyiapkan Rumah Isolasi Mandiri, merupakan cermin dan wujud kekompakan dan bersatu padu dalam menghadapi Covid-19.

“Budaya gotong royong dan kearifan lokal terus ditonjolkan dalam dinamika kehidupan, sehingga apa yang disepakati bersama akan tercapai, hal ini patut kita puji dan apreisasi bahwa desa Simolap, kriteria diatas masih dilestarikan,” jelas Terkelin.

Atas munculnya Kuta Pagoh, seperti desa Kandibata dan Desa Simolap ini menjadi pilot project bagi desa lain, walaupun mungkin masih banyak desa lain sudah mengadopsi kuta pagoh, namun kita belum memantau semuanya,” pungkas Bupati.

Reporter: Daniel Manik