Ada Penambahan Anggaran Covid-19 Rp15 Miliar di Aceh Singkil

oleh -156 views

ACEH SINGKIL | Setelah ditandatangani bersama KUPA dan PPA-P sebagai pedoman dalam penyusunan Raqan Perubahan APBK anggaran 2020 disebutkan, Anggaran Perubahan Aceh Singkil mencapai Rp874 Miliar lebih.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dalam pidatonya pada Pengantar Nota Keuangan Rancangan Qanun Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RP-APBK) Aceh Singkil tahun anggaran 2020 dan 2 Raqan lainnya, pada sidang paripurna dewan, Rabu (23/9/2020) di Gedung Dewan setempat mengatakan, alokasi Total Belanja di APBK Induk TA2020 sebesar Rp. 939.347.153.693,00,-. Sedangkan pada Perubahan APBK TA 2020 menjadi sebesar Rp. 874.620.072.542,45,-.

Sehingga menyebabkan terjadinya pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, antar jenis belanja, objek belanja dan rincian objek belanja terjadi hampir di semua Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan anggaran yang telah dialokasikan.

Bersama penyampaian Pengantar Nota Keuangan tersebut juga disampaikan 2 Raqan Kabupaten Aceh Singkil yakni, tentang Perubahan Atas Qanun Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pembentukan Lembaga Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Singkil.
Dan Raqan tentang Perubahan Atas Qanun Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2017-2022.

Raqan tersebut telah dibahas bersama dengan Badan Legislasi DPRK Aceh Singkil dengan Tim Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, untuk disetujui bersama.

Sementara itu, untuk penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), berdasarkan Peraturan Gebernur Aceh Nomor 33 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Aceh Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pembagian Dana Penyaluran Belanja Bantuan Keuangan Dana Otonomi Khsusus Se Aceh Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota SeAceh Tahun Anggaran 2020.

“Pada P-APBK ini terdapat penambahan sebesar Rp15.000.000.000,- yang penggunaan belanjanya sesuai DESK TAPA bersama dengan TAPK Aceh Singkil beberapa waktu yang lalu di Kantor Gubernur Aceh,” terangnya.

Meliputi, Penanganan Kesehatan, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Dampak Ekonomi dan Pengawasan Pergerakan Orang/Perbatasan.

“Sesuai Pergub Aceh Nomor 40 Tahun 2020 tentang Penetapan dan Penyaluran Belanja Bantuan Keuangan Bersifat Khusus Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Aceh Untuk Antisipasi dan Penanganan Dampak Penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Tahun Anggaran 2020,” sebut Dulmusrid.

Pada anggaran perubahan ini Bupati juga kembali menganggarkan uang makan bagi PNS, pasca rasionalisasi sebanyak 6 bulan anggaran, Penyesuaian Pencegahan Penyebaran Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Saat ini Pemkab Aceh Singkil kembali menganggarkan tambahan penghasilan berdasarkan obyektif lainnya atau uang makan PNS, sebanyak 2 bulan. Namun uang makan tersebut hanya dianggarkan kepada pegawai fungsional umum pada masing-masing SKPK daerah,” terangnya.

Reporter : Saleh