Catatan: Karyadi Bakat
MEDAN I Meningkatnya angka kriminal saat ini membuat kita semakin prihatin. Aksi kejahatan tak lagi memandang tempat dan waktu. Dimana ada kesempatan, disitu pula mereka beraksi.
Sepertinya mental para pelaku kejahatan tersebut memang benar benar rusak, bahkan hati terkecilnya pun mungkin sudah tertutup samasekali, padahal orang itu waras, punya akal, dan sehat jasmaninya, tetapi mungkin rohaninya masih berawan atau bahkan mendung.
Aksi kejahatan tidak saja dilakukan kalangan orang dewasa, anak anak juga banyak ditemukan melakukan tindak kriminal, bahkan saat ini sedang trend ulah kalangan remaja. Seperti gak mo kalah sehingga para penentu masa depan bangsa itu menjadi bagian dari pelaku aksi melanggar hukum dan syariat agama.
Data dari BPS disebutkan, 2008 dan 2009 meningkat menjadi 3280 hingga 4123 remaja. Pada tahun 2013 angka kenakalan remaja di Indonesia mencapai 6325 kasus 147 kasus tawuran antar pelajar, sedangkan pada tahun 2014 jumlahnya mencapai 7007 kasus 255 kasus tawuran antar pelajar dan pada tahun 2015 mencapai 7762 kasus.







