Aceh  

Bangunan Rabat Beton Objek Wisata Desa Penomon Diduga Kurangi Ketebalan

GAYO LUES | Perkerjaan pembangunan Rabat Beton untuk Objek Wisata, Desa Penomon Jaya, Kecamatan Rikit Gaib, dari Dinas Pariwisata Gayo Lues diduga ada kecurangan.

Pasalnya, ketebalan pada proyek jalan setapak tersebut diduga tidak sesuai dan tampak adanya pengurangan pengadukan semen dengan menimbun sertu lebih banyak melebihi batas.

Padahal, menurut standar perkerjaan ketebalan bagian tengah rabat beton memiliki ketebalan 15 CM, dan untuk pinggiran rabat beton memiliki ketebalan 30 CM.

Namun, pantauan wartawan orbitdigitaldaily.com dilokasi perkerjaan, bahwasanya ketebalan pada bagian tengah tidak sampai 15 cm dan hanya memiliki ketebalan dibawah 6 cm. Untuk bagian pinggir proyek tersebut diduga tidak semua merata memiliki ketebalan 30 cm.

Anehnya, pemilik proyek rabat beton untuk objek wisata masyarakat Gayo Lues tersebut dipegang oleh salah satu oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas diluar Dinas Pariwisata, hal ini diketahui ketika awak media menanyakan kepada pekerja dilokasi tersebut.

“Kontaktor proyek punya Kasi di Dinas Pertanian dan satu lagi orang Dinas Perhubungan Gayo Lues, mereka berdua yang punya, kami disini hanya tukang,” kata para pekerja yang sedang beristirahat tersebut, Senin (9/11/2020).

Menurut pengakuannya, ia (Para Pekerja) diperintahkan untuk mengerjakan perkerjaan tersebut seperti itu, dan dirinya tidak tau menanu seperti apa standard perkerjaan tersebut. “Kami hanya tukang, seperti apa disuruh pemborong seperti itu kami kerjakan,” jelas.

Sementara, ketika awak media berusaha melakukan konfirmasi terkait kejanggalan proyek rabat beton tersebut ke Dinas Pariwisata untuk menemui pihak berkompeten terkait proyek yang diduga mengurangi kwalitas bangunan, satu pun tidak temukan, dan terlihat sebagian ruangan terkunci.

Kemudian, saat awak media mencoba menanyakan kepada bidang proyek tersebut, kepada Kabid Pariwisata, Mursidi SE, melalui pesan WhatsApp Kamis, (12/11/2020) mengatakan, dirinya sedang berada di Desa Badak menghadiri pesta anggota dari kantor, selanjutnya ketika ditanya kapan pulang, ia kembali menyebutkan mau siap Dzuhur baru kekantor karena mau menghadiri pesta saudara lagi di Genting.

Hingga berita ditayangkan, awak media belum mendapatkan keterangan dari pihak Dinas Pariwisata Gayo Lues.

Reporter : Putra