Bawa Ganja 3 Kg Warga Paluta Ditangkap Polres Labuhanbatu

LABUHANBATU I Timsus Presisi Polres Labuhanbatu berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 3 Kg dan mengamankan seorang pelaku yakni H alias Hotnar (41), warga Desa Sihopuk Lama, Kecamatan Halongonan Timur, Padang Lawas Utara (Paluta).

Demikian disampaikan Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit Idik I Iptu Eko Sanjaya dan Kanit II Ipda Sujiwo Satrio saat melakukan pemaparan, Selasa (26/4/2022).

Martualesi menambahkan, tersangka Hotnar berhasil ditangkap oleh Timsus Presisi pada hari Senin Tanggal 25 April 2022, di Jalan Lintas Sumatera depan SPBU Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang rencananya ganja tersebut akan diedarkan di Kota Pinang dan Rantauprapat.

“Setelah dilakukan pengembangan sejak tadi malam ke wilayah Paluta namun tidak berhasil menemukan tersangka lainnya,” ujar martualesi.

Dalam minggu terakhir ramadan, Sat Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menyita sabu seberat 202,28 gram yang akan diedarkan di Kota Rantauprapat dan mengamankan 3 orang pelaku yang diduga terlibat jaringan yaitu, JAH (48), warga Rantauprapat ditangkap pada hari Sabtu tanggal 23 April lalu melalui undercover buy di Jalan Baru By Pass dari padanya disita sabu seberat 9,2 gram

Selanjutnya dari penangkapan JAH dikembangkan dan berhasil menangkap S (39), warga Jalan Aek Matio Rantauprapat dengan barang bukti sabu seberat 68,06 gram yang disimpan dalam mesin vacum warna biru.

Selanjutnya, pada hari Minggu tanggal 24 April lalu sekira Pukul 12.00 WIB personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil kembali meringkus seorang kurir sabu berinisial AS (26) warga Dusun Sabungan Pekan, Kecamatan Sei Kanan Labusel dan dari tersangka disita sabu seberat 125,02 gram dimana tersangka ditangkap saat melintas di Jalinsum Simpang Tiga Hotlie, Kelurahan Ujung Bandar Rantau Selatan dengan mengendarai sepeda motor Honda CB Warna Hitam tanpa Nopol, papar Martualesi. .

“Tersangka AS mengakui sabu tersebut akan diedarkannya di Kecamatan Sei Kanan, setelah dilakukan pengembangan namun no HP yang diberikan tidak aktif,” tutup Martualesi.

Reporter : Robert Simatupang