Aceh  

Bentuk BNNK di Aceh Singkil, BNN Aceh Minta Pemkab Siapkan Hibah Lahan

Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Drs Heru Pranoto MSi diampingi Bupati bersama rombongan saat temu ramah di Pendopo Bupati Aceh Singkil, Rabu (15/12/21). (foto/ist)

Sekaligus upaya Pelaksana Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) didaerah-daerah. “Tugas BNN bagaimana menjaga masyarakat membangun masyarakat agar memiliki daya tahan dan membentengi agar tidak terjadi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba),” ucap Brigjen Heru. Heru membeberkan wilayah lintas timur merupakan kawasan rawan terhadap peredaran narkoba.

Baru-baru ini operasi BNN yang bekerjasama dengan, Bareskrim dan Bea Cukai di wilayah Pantai Timur, berhasil menggagalkan dan menangkap peredaran narkoba, dengan barang bukti jumlah besar mencapai 2,4 ton. “Dan bukan tidak mungkin setelah upaya pemberantasan dengan jumlah BB terbesar itu, mereka akan beralih menyasar ke Pantai Barat,” sebutnya.

Sehingga untuk pembentukan BNNK Aceh Singkil yang sebelumnya sudah sempat diusulkan dan terkendala moratorium, tetap harus kembali dipersiapkan segala sesuatunya. Untuk menindak lanjuti usulan pembentukan BNNK ini daerah harus menyiapkan lahan.

Katanya, saat ini dari 23 kabupaten kota di Aceh sudah 10 kabupaten, dibentuk BNNK. “Kabupaten lain yang sudah mengusulkan meski sekarang masih moratorium, namun sudah bisa mempersiapkan lahan dan sarana prasarana lainnya,” sebutnya.