ABDYA | Terkait adanya keluhan dari beberapa kilang padi di Abdya yang menyebutkan Perum Bulog cabang Blangpidie tidak membeli beras hasil gabah petani lokal, Yang kondisinya kini menumpuk di pabrik -pabrik.
Kepala Dinas Pertanian Aceh Barat Daya(Abdya)Hendri Yadi STP, saat dikonfirmasi awak media Selasa (14/4/2026) menyampaikan, bahwa pihak bulog cabang blangpidie diminta bisa melakukan kerjasama dengan seluruh pemilik Kilang padi yang ada di dalam wilayah Aceh Barat Daya.
“Nantikan ada MoU nya yang disepakati,dengan Mintra namun,kenapa hal ini harus dilakukan karena nanti dapat mengurangi biaya ongkos pengakutan, sekaligus memberdayakan pabrik pabrik lokal yang ada di Abdya dapat berfungsi dengan baik dan punya penampung Seperti perum Bulog,” ujarnya.
“Jika kerjasama dengan pengusaha Kilang Padi lokal baik,tentunya
Secara ekonomi uang hasil pembelian gabah petani tersebut berputar di Aceh Barat Daya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kadis Hendri, juga meminta porum bolog turun ke pabrik -pabrik bersilahturahmi dan membahas hal hal
serapan gabah yang dibeli, supaya tidak ada isu negatif dikalangan pengusaha kilang padi.
“Mari kita bekerja sama ,demi membangun Aceh Barat Daya yang lebih baik terutama di sektor pertanian dibidang pangannya..sekaligus peningkatan ketahanan pangan Abdya pada khususnya dan Aceh pada umumnya,” cetusnya.
Reporter : Nazli







