Sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Azwir Bustami mengatakan, DPMK berencana membuat trobosan untuk mengembangkan PAUD di Aceh Singkil menjadi lebih baik lagi.
Sesuai dengan program nasional Kemendes bahwa dalam salah satu SDGS Desa, disebutkan untuk pengembangan budaya dan generasi anak usia dini di Aceh Singkil.
Disebutkannya, ada kaitan erat antara Bunda PAUD dan KPM. Sebab satu tugas dan fungsi masing-masing yang memang untuk meningkatkan generasi anak-anak sebelum lahir, sebagai pencegahan stunting, pengontrol gizi sehingga pendidikannya bisa lebih optimal. Ucap Azwir
Ketua Ruang Mutu Profesi dan Bisnis Indonesia Sony Wicaksono menyebut dua pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 100 Bunda PAUD desa dan 40 KPM.
Ini menjadi kali kedua lembaganya diberikan kepercayaan oleh Pemda Aceh Singkil dalam mengelola pelatihan.
Sebagai apresiasi, Sony yang merupakan Dosen di Universitas Battuta Medan mengajak, bagi masyarakat Aceh Singkil yang ingin kuliah S1 jurusan PG-PAUD ditempatnya mengajar, akan diberikan beasiswa 50 persen uang kuliah.
“Sisanya yang 50 persennya lagi bisa dicicil selama 10 kali, jadi silahkan jika ingin mendaftar kami buka peluang sebesar-besarnya untuk warga Aceh Singkil,” terang Sony.
Reporter: Arief







