MADINA | Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny Yupri Astuti Saipullah Nasution, melakukan kunjungan ke Paud Pelita Harapan Siswa Kelurahan Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur, Jumat (9/05/2025).
Bunda Paud Ny.Yupri Astuti Saipullah Nasution dalam sambutannya mengatakan, anak-anak Paud merupakan generasi penerus bangsa, harus kita perhatikan.
“Sekolah paling tinggi itu adalah Paud karena kita mendidiknya mulai dari nol sampai enam tahun,” sebut Yupri.
Yupri juga berharap kedepan anak-anak Paud yang berada di Paud Pelita Harapan Siswa dapat berkembang dan siswanya semakin bertambah dan kepada gurunya tetap semangat memberikan pembinaan kepada anak-anak.
“Tetap semangat dalam memberikan pembinaan karakter terhadap anak-anak, terutama kepada orang tua agar lebih sabar dalam mendidik anak,” pintanya.
Camat Panyabungan Timur Arsalan Siregar dalam kesempatan tersebut mengucapkan, selamat datang di Kelurahan Gunung baringan atas kunjungannya ke Paud Pelita Harapan Siswa.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kinerja bunda paud dalam memajukan Paud di Kabupaten Madina Khususnya di Kecamatan Panyabungan Timur ini,” Kata Arsalan.
Plt.Kadis Pendidikan Madina Rahmad Hidayat SPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Paud merupakan pembinaan karakter yang dilakukan oleh guru.
“Guru harus sabar dalam melakukan pembinaan karakter terhadap anak-anak , dan pada tahun 2026 untuk masuk Sekolah Dasar (SD) harus ada surat keterangan sudah melaksanakan Paud satu tahun,” katanya.
Dijelaskannya di Kabupaten Madina sudah 259 Paud yang sudah berdiri termasuk 20 Paud Negeri, dan di tahun 2025 118 Paud lagi harus terbentuk.
“Dan tahun 2025 harus terbentuk Paud di seluruh kabupaten Madina, dan ini bekerja sama dengan dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) karena tahun 2026 wajib belajar 13 tahun artinya 1 tahun di Paud,” sebut Rahmad.
Erwin Alamsyah kepala Paud Pelita Harapan Siswa dalam laporannya menyampaikan, jumlah siswanya baru 30 siswa. Dan untuk pertama kalinya mendapatkan binaan dari dinas Pendidikan Madina.
Ditambahakanya, berdirinya Paud Pelita Harapan Siswa ini sejak tahun 2008 dan secara legalisasi pada tahun 2009 dan mendapatkan bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sejak tahun 2013 sampai saat ini. Dan bantuan dari pemerintah daerah sangat menunjang keberhasilan Paud ini.
Usai kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan oleh bunda Paud beruoa Tas, Pakaian, Topi, Jilbab, peralatan sekolah, dan juga alat bermain untuk Paud seperti perosotan,
(OD 29)







