Bangun Generasi Melek Media ! HMPS KPI STAIN Madina Gandeng PWI Gelar Seminar Nasional Jurnalistik dan Komunikasi Digital

MADINA | Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Mandailing Natal terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas intelektual dan literasi media mahasiswa. Hal itu ditandai dengan audiensi resmi HMPS KPI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mandailing Natal guna menjalin sinergi strategis dalam pelaksanaan Seminar Nasional bertema jurnalistik, komunikasi publik, dan perkembangan media digital, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung penuh semangat akademik tersebut menjadi langkah awal kolaborasi antara dunia kampus dan insan pers dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap tantangan komunikasi modern di era digitalisasi informasi.

Dalam audiensi itu, HMPS KPI menyampaikan rencana pelaksanaan Seminar Nasional yang akan digelar dalam waktu dekat dengan menghadirkan PWI Madina sebagai salah satu narasumber utama. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai dunia jurnalistik profesional, etika pers, komunikasi publik, hingga dinamika media digital saat ini.

Ketua PWI Madina, Zamharir Rangkuti, menyambut positif inisiatif mahasiswa tersebut. Ia menilai kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan insan pers merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menyikapi arus informasi.

PWI Madina siap mendukung kegiatan akademik yang bersifat edukatif dan membangun.
Literasi media saat ini menjadi kebutuhan penting agar generasi muda mampu memahami informasi secara benar dan profesional, ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut mahasiswa komunikasi untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengenal praktik jurnalistik yang berlandaskan etika, profesionalitas, dan tanggung jawab sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Sementara itu, Ketua HMPS KPI, Adam Ali, menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam membangun hubungan harmonis antara kalangan akademisi dengan praktisi media.

Ia berharap keterlibatan PWI Madina dalam seminar nasional nantinya dapat membuka cakrawala berpikir mahasiswa sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa KPI dalam bidang komunikasi dan penyiaran Islam.

Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman dan wawasan langsung dari praktisi media, sehingga mampu memahami tantangan dunia komunikasi secara nyata di lapangan, ungkapnya.

Kolaborasi ini juga dinilai sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan pentingnya pengembangan potensi peserta didik agar menjadi insan yang cakap, kreatif, dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman. (OD-34)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *