MADINA | Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara II dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara tindaklanjuti surat permohonan Bupati Mandailing Natal (Madina).
Dalam isi surat permohonan yang dilayangkan pada hari Senin kemarin, disebutkan keluhan masyarakat tentang adanya tanggul yang jebol dan saluran irigasi Batang Gadis yang rusak.
Hal tersebut membuat lahan pertanian di sejumlah wilayah mengalami kekeringan akibat tidak terairi.
Plt Kadis PUPR Madina Elvi Yanti menyebutkan, BWS Sumut II dan PUPR Provsu melakukan pengecekan permohonan perbaikan tanggul yang jebol di Kecamatan Siabu, perbaikan aliran Sungai Aek Mata dan Sophon patah di sungai Aek Pohon.
“Kedatangan tim BWS Sumut II dan DPUPR Provsu ini untuk meninjau dan mengidentifikasi kerusakan yang terjadi pada tanggul dan saluran irigasi,” sebut Elvi.
Untuk perbaikan saluran irigasi ini dikatakan Elvi masih menunggu rekom dari pihak BWS Sumut II dan PUPR Provsu, jika memang Pemda Madina yang harus memperbaiki, pihaknya akan berkoordinasi dengan bupati.
“Karena memang itu bukan kewenangan Pemda, tapi Insya Allah akan secepatnya dilakukan perbaikan, agar para petani bisa beraktifitas ke sawah seperti biasanya,” ujarnya.
Reporter : Sulaiman Nasution







