Bupati Saipullah Nasution Perjuangkan Rute Penerbangan Madina – Padang

JAKARTA | Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, terus tancap gas demi mempercepat pembangunan daerah.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jakarta pada Sabtu (17/04/2026), Bupati menemui Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, untuk membawa dua agenda besar: konektivitas udara dan peningkatan fasilitas rumah ibadah.

Fokus utama pertemuan tersebut adalah optimalisasi Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution di Bukit Malintang. Bupati mendorong pembukaan rute penerbangan komersial baru yang menghubungkan Madina langsung dengan pusat ekonomi nasional dan regional.

“Bupati membawa aspirasi masyarakat agar rute penerbangan menuju Padang segera dibuka. Ini adalah langkah strategis untuk memutus keterisolasian geografis,” ungkap Plt. Kepala Dinas Kominfo Madina, Rahmat Hidayat.

Menurut Rahmat, akses udara ini bukan sekadar soal transportasi, melainkan kunci untuk memangkas waktu tempuh yang selama ini melelahkan via jalur darat.

“Kehadiran rute ini akan menjadi magnet investasi dan motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Madina,” tambahnya.

Saat ini, Bandara AH Nasution sendiri telah sukses melayani rute Madina – Medan setiap hari Rabu dan Sabtu.

Selain urusan transportasi, Bupati Saipullah juga menaruh perhatian besar pada kenyamanan ibadah masyarakat. Ia mengusulkan pemasangan dua unit lift di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan.
Langkah ini diambil untuk memastikan masjid kebanggaan warga Madina tersebut ramah bagi semua kalangan.

“Pemasangan lift ini adalah bentuk kepedulian terhadap inklusivitas, agar lansia dan penyandang disabilitas dapat beribadah di lantai atas dengan mudah dan nyaman,” jelas Rahmad.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, merespons positif usulan tersebut. Sebagai tokoh yang memiliki ikatan emosional dengan daerah, Marwan berkomitmen mengawal usulan ini di tingkat kementerian terkait. Ia berjanji akan melakukan koordinasi lintas sektoral agar operasional bandara dan peningkatan fasilitas publik di Madina terealisasi lebih cepat.

Rahmat Hidayat berharap sinergi ini menjadi titik balik bagi kemajuan daerah. “Kita ingin mewujudkan Madina yang tidak hanya hebat secara infrastruktur, tetapi juga religius dan melayani melalui fasilitas ibadah yang mumpuni,” pungkasnya. (OD-29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *